Museum Nelayan Berikan Edukasi Terkait Nelayan Desa Pela

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 03:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, KUKAR – Memberikan edukasi kepada para wisatawan terkait alat tangkap nelayan dan hewan air, Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki objek wisata Museum Nelayan.

Museum ini sengaja dibangun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat maupun wisatawan tentang betapa berbahayanya ilegal fishing yang kerap digunakan masyarakat dalam menangkap ikan.

“Jadi ini berdirinya di 2020, sedangkan konsep awal di 2018. Pada 2021 sudah menggunakan barcode, jadi sudah digitalisasi juga,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin, Rabu (27/3/2024).

Museum ini memamerkan berbagai jenis alat tangkap ikan, baik yang ilegal dan merusak maupun alat tangkap ikan tradisional yang ramah lingkungan dan telah digunakan nelayan Desa Pela yang sudah turun temurun.

Selain itu, museum tersebut juga memuat beragam informasi mengenai hewan endemik yakni, Pesut Mahakam dan berbagai jenis ikan yang menghuni Sungai Pela dan Danau Semayang.

“Apabila ada wisatawan yang ingin mengetahui informasi terkait item-item yang ada di museum bisa melalui QR atau Barcode di situ semua sudah ada penjelasannya,” kata Alimin.

Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu, wisatawan bisa masuk dan melihat berbagi koleksi yang dimiliki Museum Nelayan Desa Pela.

Alimin mengatakan, museum ini sangat digemari pengunjung. Pasalnya, mereka dapat mengetahui berbagi informasi tentang perkembangan nelayan dan juga ikan-ikan yang menghuni kawasan tersebut.

“Selain untuk mengingatkan sesama nelayan, ini juga bisa menjadi edukasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/upnusa_kukar)

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Kroscek Tes Kesehatan Germas di Karangan Ilir

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA