Upnusa, TENGGARONG – Kukar membuktikan dirinya sebagai wilayah yang kaya akan potensi pertanian dalam arti luas. Sejak tahun 2021, berbagai langkah nyata telah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sektor ini, termasuk di bidang perikanan yang hasilnya melimpah hingga dapat dikirim ke luar daerah.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menyatakan bahwa dengan luasnya laut, sungai, dan danau yang dimiliki Kukar, ia yakin sektor pertanian dalam arti luas akan menjadi andalan dalam pembangunan daerah ke depan. Optimisme ini semakin diperkuat dengan visi untuk menjadikan sektor ini sebagai penyumbang utama bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rendi menargetkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, 30 persen dari APBD Kukar dapat berasal dari sektor perikanan dalam arti luas. Ia menegaskan bahwa upaya ini akan terus dilakukan dengan serius dan konsisten untuk mencapai tujuan tersebut.
Selain fokus pada sektor pertanian, Pemkab Kukar juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan konektivitas antar wilayah. Perbaikan dan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan terus dilakukan guna mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Tidak hanya itu, layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas utama. Salah satu proyek besar yang sedang diupayakan adalah pembangunan Rumah Sakit di Muara Badak, yang ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2025, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Selain itu, Rendi juga mengungkapkan cita-citanya untuk memperkuat konektivitas di wilayah pesisir. Salah satu proyek penting yang direncanakan adalah pembangunan jembatan penghubung antara Sangasanga dan Anggana, yang diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mendorong perekonomian di kawasan tersebut.
Pemerintah Kukar tetap berkomitmen untuk mewujudkan visi besar ini dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan memaksimalkan potensi daerah. Dengan pendekatan yang terencana dan berkelanjutan, Kukar optimis dapat menjadi contoh sukses pembangunan daerah yang berbasis pada kekayaan alam dan konektivitas yang kuat.
Melalui berbagai inisiatif ini, Kukar diharapkan mampu mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, menjadikan sektor pertanian dan konektivitas wilayah sebagai pilar utama dalam mendorong kemajuan daerah. (Adv/upnusa_kukar)















