Upnusa, SANGATTA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur (Kutim) menggelar Sosialisasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bertema “Sinergi Pemerintah dan Ormas dalam Menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Daerah untuk Mewujudkan Kutim Tangguh, Mandiri, Berdaya Saing”, Selasa (18/11/2025) di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim. Kegiatan ini digelar di tengah tingginya dinamika organisasi masyarakat di wilayah tersebut.
Acara menghadirkan tiga narasumber dari unsur pemerintah provinsi, kepolisian, dan akademisi: Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kaltim Fatimah Waty, perwakilan Polres Kutim Iptu Bambang Eko, serta Muhtar dari Pokja Organisasi Masyarakat.
Kepala Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, menyampaikan bahwa Kutim saat ini tercatat sebagai daerah dengan jumlah Ormas terbanyak di Kalimantan Timur. Berdasarkan data Kemendagri, terdapat 378 Ormas terdaftar 312 melalui Kemenkumham dan 66 melalui SKT Kemendagri. Sekitar 250 perwakilan organisasi hadir mengikuti kegiatan sosialisasi
“Semakin banyak Ormas berarti semakin besar partisipasi publik. Namun itu harus diimbangi dengan pembinaan, pemberdayaan, dan sinergi yang kuat,” ujar Tejo.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman bersama terkait regulasi, hak, dan kewajiban Ormas agar keberadaannya dapat memberikan kontribusi konstruktif bagi keamanan, ketertiban, serta pembangunan daerah.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, dalam arahannya mengatakan bahwa Ormas merupakan bagian penting dari masyarakat sipil yang lahir dari inisiatif warga.
“Ormas ini adalah orang-orang pilihan. Mereka punya hak menyampaikan pendapat, berperan dalam pembangunan, dan mengembangkan nilai budaya serta agama, selama tidak bertentangan dengan hukum,” ujarnya.
Mahyunadi mengingatkan bahwa kebebasan tersebut harus diiringi dengan kewajiban menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Ia menilai peran Ormas sangat strategis untuk memperkuat kohesi sosial dan menciptakan daerah yang lebih stabil.
“Ormas harus menjadi perekat. Kita harus bersatu, karena Ormas hadir dari masyarakat untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperluas wawasan para pengurus Ormas mengenai peran mereka dalam pembangunan nasional dan daerah. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan Ormas sangat dibutuhkan untuk mendorong Kutim menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
Pemerintah optimistis sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini mampu memperkuat kondusifitas dan meningkatkan kapasitas organisasi kemasyarakatan di Kutim. (Adv/setkab_kutim)















