Pemkab Kutim Luncurkan SITISEK, Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis 13 Tahun

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 04:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah besar dalam upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui peluncuran Rencana Aksi Daerah (RAD) Strategi Anti Anak Tidak Sekolah (SITISEK) Tahun 2025, Jumat (21/11/2025). Agenda yang digelar Disdikbud Kutim di Cafe Maloy Hotel Royal Victoria ini menjadi momentum penting mengingat Kutim tercatat sebagai daerah dengan ATS tertinggi di Kalimantan Timur.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya, menegaskan kembali bahwa daerahnya telah menjalankan kebijakan wajib belajar 13 tahun dengan dukungan penuh fasilitas pendidikan gratis mulai PAUD hingga SMA. Ia menekankan tidak ada lagi alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anak mereka.

“Pemerintah sudah menyediakan semuanya. Seragam gratis, buku gratis, dan akses sekolah yang terbuka bagi semua. Setiap anak wajib mendapatkan pendidikan,” ujar Ardiansyah.

Menurut Bupati, Pemkab Kutim juga menyiapkan langkah tegas bagi orang tua yang lalai dalam memastikan pendidikan anak. Penguatan lembaga PAUD juga terus dilakukan untuk memastikan fondasi pendidikan berjalan dengan baik.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, memaparkan latar belakang peluncuran SITISEK berdasarkan hasil pendataan Pusdatin Kemendikbud per Maret 2025. Sebanyak 13.411 anak di Kutim tercatat tidak bersekolah angka tertinggi di Kaltim. Dari jumlah tersebut, 9.945 anak belum pernah bersekolah, 1.996 putus sekolah, dan 1.470 tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya.

“Padahal lebih dari 20 persen APBD Kutim dialokasikan untuk sektor pendidikan. Fasilitas dan program bantuan sudah lengkap, namun masalahnya kompleks,” jelas Mulyono.

Ia menyebut faktor penyebab tingginya ATS antara lain kondisi ekonomi keluarga, jauhnya akses sekolah, pekerja anak di sektor perkebunan dan pertambangan, hingga pernikahan dini. Karena itu, Pemkab Kutim menggandeng Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam penyusunan strategi SITISEK.

Baca Juga :  Bupati Kukar Minta PMI Siaga Lebaran Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Para Pemudik

Berbagai langkah terstruktur telah disiapkan, mulai dari pendataan by name by address (BNBA), pembentukan Tim Penanganan Anak Berisiko Tidak Sekolah, penyediaan sekolah terbuka dan pendidikan nonformal, hingga beasiswa transportasi serta pelibatan CSR perusahaan tambang dan perkebunan untuk mendukung transportasi ramah anak.

“SITISEK ditargetkan menurunkan ATS minimal 50 persen dalam tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Dalam fase awal implementasi, program ini mulai menunjukkan hasil. Dari total ATS, sebanyak 2.872 anak berhasil kembali ke sekolah, sementara 4.982 data masih memerlukan verifikasi lanjutan karena belum ditemukan saat penelusuran.

Mulyono menegaskan bahwa dengan RAD SITISEK, seluruh pemangku kepentingan akan bergerak lebih terarah dan konsisten demi memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak pendidikan.

“Ini adalah momentum besar untuk membangun Kutim yang cerdas dan berdaya saing menuju 2045,” tutupnya. (Adv/setkab_kutim)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA