Upnusa, SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi menekankan bahwa peningkatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab ekspektasi publik. Pesan itu disampaikannya usai Upacara Peringatan HUT ke-54 Korpri yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Senin (1/12/2025) pagi.
Meski kegiatan diguyur gerimis sejak awal, para ASN dari berbagai perangkat daerah tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh disiplin. Mahyunadi menyebut hal itu sebagai bentuk dedikasi dan penghormatan terhadap organisasi Korpri.
Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah semakin tinggi, seiring dengan kebijakan nasional yang mendorong aparatur lebih profesional dan adaptif.
“Pada dasarnya masyarakat dan pemerintah pusat selalu menuntut profesionalisme kerja ASN,” ujar Mahyunadi.
Ia menambahkan bahwa keputusan pemerintah untuk tidak lagi menambah jumlah PNS dan beralih pada pola rekrutmen PPPK merupakan strategi untuk menghasilkan aparatur yang benar-benar berkinerja.
“Dengan tidak adanya penambahan pegawai negeri dan bergesernya ke PPPK, itu upaya pemerintah untuk meningkatkan profesionalisme,” jelasnya.
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa jumlah pegawai yang terlalu besar tanpa dibarengi produktivitas justru dapat menimbulkan persoalan.
“Kadang-kadang kalau kebanyakan, ada juga yang akhirnya tidak efektif,” tambahnya.
Dalam momentum HUT Korpri ini, Mahyunadi berharap seluruh ASN Kutim memperkuat semangat kerja, loyalitas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan publik.
“Harapan saya, ASN semakin rajin bekerja,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas semua aparatur, baik yang bekerja di pusat pemerintahan maupun di kecamatan.
“Masyarakat menanti kerja kita yang maksimal. Di manapun kita bertugas, berikan pelayanan terbaik,” tegas Mahyunadi.
Peringatan HUT ke-54 Korpri di Kutim menjadi pengingat bahwa ASN memiliki peran vital dalam pembangunan daerah dan harus terus meningkatkan kualitas birokrasi serta pengabdian pada masyarakat. (Adv/diskominfo_kutim)















