Upnusa, KUKAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta sinergiritas antar OPD dalam mewujudkan cita-cita Pemkab dalam Program Dedikasi Kukar Idaman periode 2024.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Kukar, Surya Admaja saat Rapat Koordinasi (Rakor) pencapaian progres Program Dedikasi Kukar Idaman periode 2023, bertempat di ruang rapat Diskominfo lantai 3 Senin (04/03/2024). Kegiatan ini dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi penanggung jawab Program Kukar Idaman tidak hanya membahas capaian progres 2023 melainkan juga, program lainnya sebagai bahan strategi komunikasi dan publikasi Pemkab Kukar 2024 dan hal – hal lain yang dianggap penting. Diantaranya Program 1.000 Guru Sarjana, Beasiswa Kukar Idaman, Kukar Berbudaya, Kukar Berkah, Gerakan Etam Mengaji, Kukar Siap Kerja, Hilirisasi Produk Pertanian, Kukar Kaya Festival, Kukar Kreatif Idaman, Usaha Kecil Idaman, Pemantapan Konektivitas Wilayah, Fasilitasi Perumahan Rakyat, Air Bersih Desa, Terang Kampongku, Desa Ramah Lingkungan, Kukar Peduli Lingkungan, Dunia Usaha Ramah Lingkungan, Inflasi dan Kredit Kukar Idaman serta terkait penanganan stunting di Kabupaten Kukar.
“Khusus stunting, yang bertanggung jawab tidak hanya Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, namun semua OPD yang berkaitan bisa saling terlibat,” ungkap Surya Admaja yang didapuk menjadi moderator Rakor ini.

Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Haryanto menginginkan para OPD dapat menyebarluaskan informasi program Pemkab Kukar ini kepada seluruh masyarakat Kukar, baik itu tatap muka maupun secara daring melalui media sosial yang dikelola oleh masing-masing OPD. Agar hasil yang diinginkan dapat tercapai. “Kita memiliki kekuatan di jejaring media sosial perangkat daerah yang bisa dimanfaatkan untuk diseminasi kepada seluruh masyarakat yang sejauh ini masih berkutat antar OPD saja maka kita juga perlu mengajak masyarakat secara langsung berinteraksi dengan media sosial perangkat daerah,”pintanya. (Adv/upnusa_kukar)















