Upnusa, RANTAU PULUNG – Pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Rantau Pulung terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menempatkan wilayah ini sebagai salah satu prioritas dalam upaya pemerataan akses hingga ke daerah pelosok.
Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini mulai berubah menjadi jalur penghubung yang lebih layak. Jalan antar desa dan antar kecamatan yang dulunya sulit dilalui, kini perlahan menjadi lebih mulus dan fungsional.
Camat Rantau Pulung, Tristiningsih, menyampaikan bahwa dampak pembangunan tersebut langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, akses yang semakin baik membawa perubahan besar bagi aktivitas harian warga.
“Akses yang dulu sulit sekarang mulai terbuka. Masyarakat tentu menyambut ini dengan sangat antusias,” ujarnya.
Sebelum adanya perbaikan, kondisi jalan berlubang dan berlumpur sering menjadi hambatan utama mobilitas warga. Pada musim hujan, kendaraan kerap sulit melintas, biaya transportasi melonjak, dan distribusi hasil pertanian petani pun kerap tertunda.
Kini, situasi tersebut berangsur membaik. Pelajar dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman, sementara kendaraan pengangkut hasil bumi sudah bisa melintas tanpa kendala berarti.
Perbaikan jalan juga membawa dampak positif bagi geliat ekonomi lokal. Aktivitas warga di sepanjang jalur utama meningkat, sehingga kios, warung, dan usaha kecil mulai kembali ramai dikunjungi.
Menurut Tristiningsih, infrastruktur yang baik terbukti menjadi pemicu bergeraknya roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan menaruh perhatian serius pada kualitas pembangunan yang dilaksanakan.
Ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh agar hasil pembangunan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memiliki kualitas yang kuat dan tahan lama.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, akses antar desa kini menjadi jauh lebih efektif. Warga lebih mudah menjangkau pusat kecamatan untuk mengurus administrasi, layanan publik, maupun mengikuti kegiatan sosial dan budaya.
Tristiningsih juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang ikut mendukung dan menjaga kelancaran pembangunan. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci keberhasilan proyek infrastruktur ini.
Dengan perubahan yang terus mengarah ke kondisi yang lebih baik, Kecamatan Rantau Pulung menjadi contoh nyata bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur mampu membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur. (Adv/diskominfo_kutim)















