Upnusa, SANGATTA – Buka puasa bersama seluruh dewan guru dan staf MIN 1 Kutai Timur (Kutim) berlangsung hangat, Rabu (3/4/2024). Kegiatan yang dirangkai dengan pembagian paket lebaran bagi peserta didik kurang mampu turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kutim Ahmad Berkati, Kepala MIN 1 Kutim Sirajuddin, Kasi Pendis Basmawati Sija, Kasubag TU H Latif, Kasi Bimas Islam Sarifudin, Kasi Haji Sofiansyah serta seluruh dewan guru dan staf MIN 1 Kutim.
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Kutim Ahmad Berkati memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah MIN 1 Kutim beserta jajaran yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan selama Bulan Suci Ramadhan diantaranya pesantren ramadhan, tadarus Al Qur’an, buka puasa bersama dan pemberian santunan. Hal itu dilakukan dalam rangka menghidupkan Bulan Suci Ramadhan dan syiar-syiar islam.

“Terima kasih telah melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut. Mudah-mudahan kegiatan yang kita laksanakan ini mendapatkan ridho Allah SWT,” ucapnya
Lebih lanjut, ia membacakan Al Qur’an surat Ali ‘Imran Ayat 92 yang artinya “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Terakhir, atas nama Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutim dan atas nama pribadi, ia memohon maaf kepada semua yang hadir jika dalam pergaulan terdapat tutur kata yang kurang berkenan dan menyinggung perasaan.
“Melalui buka puasa bersama ini kita bisa bersilaturahmi dan bertatap muka. Mudah-mudahan silaturahmi ini menjadi salah satu pertemuan yang senantiasa mendapatkan curahan rahmat dari Allah SWT. Sehingga orang yang bersilaturahmi itu akan Allah panjangkan umurnya dan dimurahkan rejekinya,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala MIN 1 Kutim Sirajuddin melaporkan bahwa buka puasa bersama dilakukan sebagai ajang silaturahmi dengan seluruh dewan guru dan staf MIN 1 Kutim. Adapun waktunya sengaja diatur diakhir hari efektif untuk mengakhiri rangkaian kegiatan sebelum pelaksanaan cuti bersama.

“Beberapa rangkaian kegiatan yang kita laksanakan hari ini yakni hataman Al Qur’an, tausiah, berbagi paket lebaran kepada 33 peserta didik kurang mampu hasil seleksi menurut penilaian madrasah layak untuk menerima bantuan. Adapun sumber anggarannya diambil dari gerakan Infak Jum’at selama proses belajar berlangsung,” jelasnya.
Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan buka puasa bersama dan pembagian paket lebaran bagi peserta didik kurang mampu bisa terlaksana dengan baik. (An/upnusa_sangatta)















