Perjuangan MHA Mendapat Pengakuan Negara jadi Langkah Tegas Kutai Timur

- Penulis

Sabtu, 20 April 2024 - 02:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, MUARA WAHAU – Langkah tegas demi mengukir sejarah telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam upaya memberikan pengakuan dan perlindungan yang layak bagi 10 Masyarakat Hukum Adat (MHA) di wilayah kabupaten ini. Usulan tersebut telah disampaikan ke Pj Gubernur Kaltim sebagai langkah konkret menuju pengakuan resmi dari negara.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa 10 MHA yang telah diverifikasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PDes), termasuk MHA Kayan Umaq Lekan di Desa Miau Baru, 6 Desa di Muara Wahau, MHA Dayak Basap di Tebangan Lembak Bengalon dan Karangan serta MHA Long Bentuq di Busang, telah diajukan ke provinsi.

“Dengan pengakuan ini, masyarakat adat dapat mempertahankan tradisi keberlanjutan dalam mengelola sumberdaya yang berkontribusi pada kesejahteraan lokal,” ujar Ardiansyah.

Menyusul puncak pesta adat Lomplai di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Ketua Masyarakat Dayak Wehea Liedjie Taq menekankan pentingnya langkah ini untuk menjaga keberlangsungan budaya dan adat lokal.

Ardiansyah juga mengungkapkan bahwa secara de facto, pesta adat Lomplai masyarakat adat Dayak Wehea telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia tak benda sejak Oktober 2015. Langkah menuju pengakuan “de jure” oleh negara merupakan kelanjutan dari upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal.

Wakil Bupati Kasmidi Bulang menambahkan bahwa pesta adat dan budaya Lom Plai Wehea telah menjadi agenda “Kharisma Event Nusantara”, yang menjanjikan potensi besar dalam memperkenalkan Kutai Timur ke tingkat nasional dan internasional.

“Pesta adat ini bukan hanya tentang pelestarian seni budaya, tetapi juga tentang peningkatan ekonomi masyarakat lokal,” ujar Kasmidi.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi langkah tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah dalam menjaga warisan budaya nenek moyang. Menurutnya, pesta Adat Lom Plai Wehea memiliki potensi besar untuk mengangkat nama Kabupaten Kutim ke kancah internasional. Melalui seni budaya yang kaya dan beragam.

Baca Juga :  3 Panji Keberhasilan Pembangunan di Raih Kutim Pada HUT 67 Kaltim

Rangkaian acara Lom Plai, yang dimulai sejak 15 Maret 2024, telah memukau masyarakat dengan berbagai kegiatan budaya, lomba tradisional, dan pertunjukan seni. Diharapkan, melalui langkah-langkah ini, Kutim dapat terus mengembangkan identitas budaya yang kuat dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. (Adv)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA