Up nusa KUKAR – Kekompakan Pemimpin Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam membangun infrastruktur dan mensejahterakan masyarakat tak usah diragukan lagi.
Hal ini terlihat dalam kegiatan Safari Ramadhan, kedua orang itu kompak untuk berbagai tugas, mengingat luas wilayah Kukar yang mencapai 25.988,08 kilo meter persegi menjadikannya Kabupaten kedua terbesar di Kaltim ini, dengan jumlah penduduk 788.113 jiwa sesuai dengan sensus penduduk 2023. Edi dan Rendi tidak bersama-sama menemui warganya, sepakat saling mengisi satu sama lain untuk menjangkau seluruh masyarakat yang tersebar di 20 Kecamatan itu. Keduanya, dalam kegiatan itu tidak hanya untuk bersilaturahmi berbuka puasa dan sahur bersama, tablig akbar dan membagikan bantuan ke rumah ibadah atau masyarakat prasejahtera, mereka terlihat intim dengan warganya, karena setiap ke suatu desa atau kelurahan mereka mengadakan sesi dialog untuk mendengarkan keluhan dan keinginan masyarakat Kukar, selain itu juga berkeliling melihat apa yang dibutuhkan warganya baik itu jalan jembatan serta meninjau proyek yang mereka telah realisasikan atas permintaan warga yang mereka janjikan dipertemuan sebelumnya. Serta memaparkan program kerja yang dilakukan, agar dapat tersampaikan ke warganya.
“Insya Allah dengan seperti ini bisa bersilaturahmi dengan lebih banyak di Bulan Suci Ramadhan,” ungkap Wabup Kukar, Rendi Solihin.
Alhasil, dengan kerjasama tersebut keduanya berhasil bertahap merubah wajah Kukar mulai dari infrastruktur atau perekonomian. Untuk perekonomian sendiri terlihat dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), tdari data statistik tahun 2023, Kukar mencatat TPT sebesar 4,05% atau turun dari 5,66% pada tahun 2021. Angka ini melampaui target akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan selama masa kepemimpinan Edi-Rendi, yaitu 4,10%.
Kedua, perekonomian warga juga berubah ini terlihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di Kukar sebesar Rp325,76 juta pada tahun 2022.
Angka ini tidak hanya melampaui capaian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan angka nasional, tetapi melebihi target akhir RPJMD Kukar sebesar Rp204,69 juta.
Dari angka tersebut, menandakan sebuah kemajuan ekonomi yang signifikan, sekaligus membuktikan efektivitas strategi pembangunan yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah di bawah arahan Edi-Rendi.
Kemajuan ekonomi signifikan di Kukar yang tercermin dalam peningkatan PDRB dan penurunan TPT, tidak lepas dari inisiatif strategis keduanya.
Salah satu program unggulan yang menjadi katalis untuk kemajuan ekonomi adalah Program Kukar Kreatif Idaman.
Program Kukar Kreatif Idaman dirancang untuk memfasilitasi dan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang menjadi salah satu pilar utama dalam visi pembangunan daerah.
Dengan pendekatan holistik dan inklusif, program ini membuka peluang baru bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan ide-ide inovatif, sekaligus memperkuat jaringan antar wirausaha yang memungkinkan kolaborasi lebih luas dan berkelanjutan.
Dengan semangat inovasi terus menerus dan dukungan yang tak tergoyahkan dari pemerintah daerah, Kukar menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi dan kreativitas dapat berjalan beriringan.
Program Kukar Kreatif Idaman bukan hanya sekedar program, tetapi simbol dari transformasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Seiring dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh Edi-Rendi, dapat dilihat bagaimana sebuah visi kuat dan tindakan terarah dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Kukar tidak hanya mencapai target-target pembangunan yang ambisius, tetapi telah menetapkan standar baru bagi daerah lain untuk mengikuti jejak kesuksesan.
Capaian-capaian tersebut tidak terlepas dari sudah sehatinya duet kepemimpinan Edi Damansyan dan Rendi Solihin. (Adv/upnusa_kukar)















