UPNUSAKITA.COM, SANGATTA – Dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip science untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga. Pengurus Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan Sport Science Cabor Kurash dengan tema “Sosialisasi Pengembangan Olahraga Kurash di Kabupaten Kutai Timur”. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang di Aula Hotel MS Sangatta, Rabu (18/10/2023).
Turut hadir dalam acara yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim Basrie, Ketua Umum Koni Kutim H Rudi Hartono, Nara sumber Vera Saraswati pelatih kurash Indonesia SEA Games Fhilipina 2019 dan seluruh peserta kegiatan Sport Science Cabor Kurash.

Pada kesempatan itu, Wabub Kasmidi Bulang mengatakan bahwa pemerintah daerah tahun ini (2023) telah menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk kegiatan olahraga di Kutim baik melalui Dispora maupun KONI. Oleh karena itu, diharapkan kepada semua Cabor agar aktif melakukan kegiatan dan pembinaan bagi para atletnya.
“Untuk Cabor Kurash jangan berhenti hanya sampai disini tapi setelah acara ini dilanjutkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan membuat base camp agar Kurash terus berkembang,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Fekushi Kutim Dayang Rika menjelaskan bahwa Kurash merupakan cabang olahraga (Cabor) yang berasal dari Uzbekistan. Menurut penelitian ilmiah terbaru secara historis usia olahraga bela Kurash ini setidaknya telah ada sejak 3.500 tahun yang lalu.
“Kurash adalah salah satu seni bela diri terlatih tertua di dunia yang mana hal ini juga diceritakan oleh penjelajah Marco Polo pada saat melintasi jalur sutra dalam catatan perjalanannya,” jelas Dayang Rika yang saat ini juga menjabat sebagai Bendahara Umum KONI Kutim.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Cabor Kurash memiliki prestasi pada Kejurda Samarinda 2023 dengan perolehan medali 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu dilanjutkan dengan Kejurprov/Selekprov pada bulan Juli 2023 dengan perolehan medali 1 perak. Dengan perolehan itu, Nabil Raihan Yusmana lolos mengukuti Pra PON 2023 di Jakarta mewakili Kaltim.
“Untuk di Kabupaten Kutim, Cabor Kurash masuk pada tahun 2019 yang diketuai oleh H Rupiansyah. Namun dengan banyaknya kegiatan dan kesibukan, ia memberikan amanah kepada saya (Dayang Rika) untuk meneruskan menjalankan Cabor ini pada tahun 2020. Terdaftar di KONI sejak tahun 2022 lalu dengan pelatih bersertifikat 3, wasit bersertifikat 2, dan 10 atlit,” urainya.

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan sport science dilakukan agar para peserta bisa memahami dan menerapkan prinsip-prinsip science untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat terwujud sebuah program latihan, atau sebuah materi, untuk membentuk skuat yang fit, bugar, dan bebas cedera dalam menghadapi pertandingan nantinya.
“Untuk jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 76 orang terdiri dari 4 orang ikatan Guru Olahraga, 20 orang SMANSA, 15 orang SMK Muhammadiyah, 8 orang SMANSEL, 1 orang Guru pendamping SMANSEL, 10 orang STIE Nusantara dan 8 orang dari Umum,” jelasnya.
Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah meberikan bantuan dan dukungannya sehingga kegiatan Sport Science Cabor Kurash ini dapat terselenggara dengan baik.
“Kami juga memohon maaf jika dalam kegiatan ini nantinya terdapat kekurangan di dalamnya,” tutupnya. (*)















