Upnusa, SANGATTA – Suasana ruang kegiatan terasa cair sejak awal sesi. Para peserta mengikuti berbagi pengalaman dengan santai, diselingi canda ringan yang membuat diskusi berjalan lebih hidup dan tidak kaku.
Di sela-sela pemaparan materi, sejumlah peserta tampak aktif saling menunjukkan dokumen yang mereka bawa. Ada yang membandingkan format laporan, ada pula yang menandai catatan penting yang baru saja dipahami.
Ketika narasumber menjelaskan kesalahan umum dalam penyusunan laporan, beberapa peserta terlihat mengangguk. Banyak dari mereka menyadari bahwa kekeliruan yang dipaparkan ternyata pernah dialami hampir semua peserta.
Kegiatan ini, sebagaimana disampaikan BB Partomuan, tidak semata membahas teknis laporan. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang untuk menanamkan budaya kerja yang lebih akuntabel dan bertanggung jawab.
Tujuan akhirnya pun cukup jelas, yakni menghasilkan laporan yang akurat, transparan, tertata rapi, serta terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah. Dengan sistem yang terhubung, proses pemantauan oleh pemerintah pusat, daerah, hingga DPRD dapat berjalan lebih efektif.
Kegiatan yang dibiayai melalui DIPA Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur Tahun Anggaran 2025 ini terasa berbeda. Nuansa belajar dibuat lebih humanis, tanpa tekanan dan jauh dari kesan formal yang kaku.
Para peserta mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang pekerjaan yang selama ini mereka lakukan sehari-hari. Materi yang disampaikan membantu mereka melihat laporan bukan sekadar rutinitas administratif.
Di akhir acara, suasana kembali mencair saat beberapa peserta bercanda bahwa mereka kini “lebih berdamai dengan laporan keuangan”. Ungkapan sederhana ini mencerminkan keberhasilan kegiatan dalam mengubah sudut pandang peserta.
Ketika hari kedua berakhir, para peserta meninggalkan ruang rapat dengan wajah lebih lega. Mereka membawa pulang pengetahuan baru, pemahaman yang lebih mendalam, serta rasa percaya diri untuk menyusun laporan yang lebih baik pada tahun mendatang. (Adv/diskominfo_kutim)















