Upnusa, SANGATTA – Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kurash Kalimantan Timur 2025 resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Jumat (12/12/2025) di Gedung Beladiri Kudungga, Sangatta. Pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang digelar oleh Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) selaku induk organisasi cabang olahraga ini.
Kurash merupakan olahraga bela diri kuno asal Uzbekistan yang memadukan teknik gulat dan judo. Warisan tradisional Asia Tengah ini kini berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia, berkat karakteristiknya yang dinamis dan menjunjung sportivitas tinggi.
Tahun ini, BK Porprov Kurash Kaltim diikuti 94 atlet dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, termasuk Kutai Timur, Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Mahakam Ulu,Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser. Para atlet bertanding pada sejumlah kelas putra dan putri, mulai dari kelas ringan, menengah, hingga kelas berat.
Rangkaian BK Porprov ini telah berlangsung sejak 10 – 14 Desember 2025, dengan pertandingan setiap hari untuk menentukan atlet yang berhak melaju ke Porprov Kaltim 2025. Adapun cabang lomba sebanyak 16 kelas tanding diikuti 94 atlet dari 10 pengurus cabang se Kaltim terdiri dari 57 putra dan 37 putri.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan panitia. Ia menegaskan bahwa Kutim bangga menjadi tuan rumah BK Kurash tahun ini.
Ia menambahkan bahwa dengan sarana yang ada, Kutim telah berpengalaman menggelar kejuaraan nasional maupun internasional.
“Kurash adalah olahraga yang mengajarkan kedisiplinan, keberanian, dan kejujuran. Nilai-nilai ini sejalan dengan pembentukan karakter generasi muda Kutim,” ungkapnya.
Kepada para atlet yang akan bertanding ia mennegaskan bahwa kesuksesan bukanlah kebetulan, tetapi hasil dari kerja keras dan ketekunan.
“Dengan semangat dan kegigihan, tak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai dalam dunia olahraga,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Sementara itu, perwakilan Ferkushi Kaltim, Edi Sopian menyampaikan apresiasi kepada Kutim sebagai tuan rumah yang dinilai sangat siap dan profesional.
“Pelaksanaan BK di Kutim selama 2 hari ini berjalan tertib dan terorganisasi dengan sangat baik. Kami berharap melalui babak kualifikasi ini muncul bibit-bibit baru kurash Kaltim yang mampu bersaing di tingkat nasional. Antusiasme atlet tahun ini cukup tinggi terbukti seluruh pengurus cabang mengirimkan wakil -wakilnya, dan ini menunjukkan perkembangan kurash di Kaltim sangat positif,” ujar Sopian.
Di kesempatan yang sama, perwakilan pengurus KONI Kaltim, Abdulrahman juga memberikan pernyataan mengenai jalannya kegiatan.
“Kami (KONI Kaltim) berterima kasih kepada semua daerah yang mengirimkan atlet. Tahun ini jumlah peserta meningkat dibanding sebelumnya, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki penyelenggaraan. Semoga seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar hingga hari terakhir dan mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik untuk Porprov Kaltim,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, Ferkushi, serta semangat para atlet dan pelatih, BK Porprov Kurash Kaltim 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan prestasi Kurash di Kaltim dan melahirkan juara-juara baru dari olahraga bela diri khas Uzbekistan ini.(adv/diskominfo_kutim)















