Bupati Kutim Serahkan Dokumen SITISEK, Perusahaan Wajib Laporkan Anak Tidak Sekolah

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 04:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) semakin menguatkan landasan hukum dan kolaborasi untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, secara resmi menyerahkan dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Strategi Anti Anak Tidak Sekolah (SITISEK) kepada seluruh pemangku kepentingan dalam acara yang digelar di Cafe Maloy Hotel Royal Victoria, Jumat (21/11/2025).

Penyerahan dokumen ini menandai dimulainya gerakan terstruktur dan masif yang melibatkan semua sektor, termasuk sektor swasta.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa penanganan ATS adalah tanggung jawab kolektif yang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan Dinas Pendidikan. Ia secara khusus meminta keterlibatan aktif dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutim.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya minta perusahaan di Kabupaten Kutim untuk segera melaporkan jika ada anak karyawannya yang tidak sekolah di usia produktif. Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak pendidikannya,” tegas Ardiansyah.

Acara penyerahan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Kepala Disdikbud Kutim Mulyono, Kepala DPPKB Achmad Junaidi, unsur Forkopimda, serta berbagai elemen ekosistem pendidikan.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menambahkan bahwa strategi SITISEK diperkuat dengan kebijakan pendidikan jangka panjang daerah, yaitu penerapan Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD hingga SMA/SMK) sesuai instruksi Bupati.

Disdikbud Kutim saat ini tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) Wajib Belajar 13 Tahun yang didampingi oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Walaupun beberapa aspek, terutama mengenai rumusan sanksi bagi masyarakat yang menolak program wajib belajar, masih dibahas, Perbup tersebut ditargetkan rampung pada awal tahun depan.

Mulyono memastikan Kutim memiliki pondasi infrastruktur yang kuat untuk kebijakan ini.

Baca Juga :  Kutim Siapkan Lahan 25 Hektare untuk TPA Ramah Lingkungan Pengganti Batota

“Saat ini terdapat sekitar 380 hingga 400 lembaga PAUD, jauh melampaui jumlah desa yang hanya 139. Hal ini menunjukkan pondasi pendidikan dasar yang kuat dan merata,” jelas Mulyono.

Mulyono juga menyampaikan perkembangan menggembirakan mengenai dampak awal program ini. Ia mengungkapkan bahwa jumlah ATS di Kutim telah berhasil ditekan hampir 3.000 anak dalam kurun waktu terakhir.

“Kita sudah mulai, bahkan angka kita sangat tinggi penurunannya, hampir 3.000. Hanya Kutim yang saat ini angkanya menurun, dan penurunannya tidak sedikit, banyak,” ungkap Mulyono dengan optimisme.

Dengan sinergi yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan perusahaan melalui SITISEK dan penguatan regulasi wajib belajar, target penyelesaian SITISEK dalam satu tahun sebagaimana permintaan Bupati diyakini dapat tercapai. Upaya ini ditujukan untuk memastikan tidak ada lagi anak di Kutim yang kehilangan akses pendidikan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan.(Adv/setkab_kutim)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA