Halal Bihalal Fespati Kutim, Bupati Ajak Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Olahraga Panahan Tradisional

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 03:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Pengurus Cabang Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di Hotel MS, Sangatta Utara, pada Minggu (19/5/2024) pagi, dihadiri oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Basuki Isnawan. Acara ini bertujuan mempererat jalinan ukhuwah antara anggota, pengurus klub, dan pembina panahan tradisional di bawah naungan Fespati Kutim.

Ketua Fespati Kutim Muhammad Anil Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mempererat hubungan antar anggota dan memperkenalkan olahraga panahan tradisional kepada masyarakat luas.

“Alhamdulillah, kami dari Fespati Kutai Timur di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kutai Timur, telah berhasil bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengenalkan olahraga panahan tradisional ini sebagai bagian dari budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ujar Anil Rahman.

Lebih lanjut, Anil menegaskan bahwa melalui Fespati Kutim, diharapkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dapat mengenal dan mempelajari olahraga ini. Olahraga panahan, menurutnya, memiliki banyak manfaat bagi perkembangan mental dan fisik anak. Seperti meningkatkan konsentrasi, melatih keseimbangan, kesabaran, emosi, berpikir positif, dan mengurangi ketergantungan pada gadget.

“Selain itu, olahraga ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan fokus pada pencapaian target, serta meningkatkan rasa persaudaraan dan kepedulian antar sesama. Bagi umat muslim, olahraga ini juga memberikan manfaat ganda, yaitu kesehatan dan pahala, karena merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW,” tambah Anil Rahman.

Dalam kesempatan tersebut, Anil juga menyampaikan bahwa Fespati Kutim telah memiliki program pelatihan dan pengenalan panahan tradisional untuk guru-guru PJOK atau guru olahraga di tingkat SD. Program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh guru olahraga di tiap kecamatan di Kabupaten Kutim dengan dukungan dana hibah pada tahun 2025 mendatang.

Baca Juga :  Rakor Bidang Kesejahteraan Sosial se-Kaltim, Cari Solusi Penanganan PMKS

Saat ini, Fespati Kutim telah memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, dengan 10 pelatih bersertifikasi nasional tingkat dasar dan 8 wasit bersertifikasi nasional tingkat cabang. Fespati terus melakukan pembinaan terhadap atlet panahan tradisional agar dapat berprestasi di berbagai turnamen, termasuk persiapan untuk Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) 2025 di Lombok.

Kegiatan tersebut juga didukung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga serta KORMI. Dirangkai dengan penyerahan kartu anggota baru dan surat keputusan (SK) pembentukan untuk enam klub panahan tradisional.

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai perintah Allah SWT.

“Menyambung tali silaturahmi adalah perintah Allah SWT. Manusia diwajibkan menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia jika ingin selamat,” kata Ardiansyah.

Ia juga menyampaikan harapan agar semua yang hadir diberikan panjang umur dan kesehatan, serta menegaskan bahwa silaturahmi membawa banyak manfaat, termasuk memperpanjang usia, menambah rezeki, dan memuliakan sesama.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, saya mengucapkan terima kasih, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Saya juga mohon maaf karena belum sempat kembali ikut latihan memanah bersama dengan Fespati Kutim,” tutupnya.

Namun demikian ia mengaku mengapresiasi di dan terus mendukung perkembangan olahraga panahan tradisional ini. Agar seluruh masyarakat dapat mengambil manfaat dari olahraga warisan nenek moyang tersebut. Dengan cara menjaga dan melestarikannya. Acara Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antar anggota dan mempromosikan olahraga panahan tradisional di Kutim. (Adv)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA