Upnusa, BENGALON – Infrastruktur kesehatan di Kecamatan Bengalon terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan seiring dengan terjalinnya kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu wujud nyata dari kolaborasi tersebut terlihat pada peningkatan fasilitas dan layanan medis di Rumah Sakit Elizabeth. Rumah sakit ini kini mengalami kemajuan signifikan dalam hal kemampuan pelayanan, baik dari sisi fasilitas maupun jenis tindakan medis yang dapat dilakukan.
Sekretaris Kecamatan Bengalon, Permana Lestari, menyampaikan bahwa keberadaan Rumah Sakit Elizabeth sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau tanpa harus keluar dari wilayah kecamatan.
Menurutnya, peningkatan layanan di rumah sakit tersebut telah memberi dampak langsung bagi warga, khususnya dalam hal akses tindakan medis lanjutan yang sebelumnya belum tersedia di Bengalon.
Ia mencontohkan, beberapa jenis operasi yang dahulu mengharuskan pasien dirujuk ke Sangatta kini sudah dapat ditangani langsung di Bengalon, sehingga masyarakat tidak lagi dibebani biaya dan waktu perjalanan yang panjang.
“Di Rumah Sakit Elizabeth, bahkan operasi yang tadinya kita harus ke Sangatta, seperti pengangkatan kista, sekarang sudah bisa dilakukan di sana,” ungkap Permana.
Selain peningkatan layanan medis, perhatian pemerintah kecamatan juga tertuju pada upaya penurunan angka stunting. Permana mengungkapkan bahwa kasus stunting di Bengalon menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan, meskipun masih terdapat beberapa anak yang perlu penanganan lanjutan.
Untuk menekan angka stunting tersebut, pemerintah daerah terus menggencarkan berbagai program intervensi, termasuk pendekatan jemput bola guna menjangkau langsung keluarga yang anaknya mengalami kekurangan gizi.
“Beberapa instansi terlibat langsung, seperti Dinas DPPKB dan Dinas Kesehatan, untuk mengintervensi stunting. Kami juga memberi perhatian pada aspek sanitasi, termasuk ketersediaan jamban yang layak,” jelasnya.
Pemerintah Kecamatan Bengalon berharap kerja sama antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Dengan dukungan lintas sektor yang berkelanjutan, kualitas kesehatan masyarakat diharapkan semakin membaik dan angka stunting dapat terus ditekan ke depan. (Adv/diskominfo_kutim)















