Penguatan Program Perlindungan Sosial Juga Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

- Penulis

Senin, 2 Desember 2024 - 05:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI TIMUR, upnusakita.com – Penguatan program perlindungan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Ini juga merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yulianus Palangiran. Karena itu, ucapnya lagi, perlu adanya penyelarasan antara kebijakan nasional dan kebutuhan lokal, sehingga kelompok rentan dalam masyarakat Kutai Timur tetap mendapat perlindungan signifikan.

Anggota Fraksi NasDem ini, mengungkapkan masih banyak kalangan masyarakat rentan di berbagai kecamatan yang perlu perlindungan sosial. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kemiskinan, kurangnya akses terhadap pendidikan yang layak, dan pelayanan kesehatan yang kurang memadai.

Ia meminta pemerintah mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu upaya yang perlu diambil yakni meningkatkan anggaran dan memperluas jangkauan program perlindungan sosial.

“Ini mencakup penyediaan bantuan langsung tunai, akses layanan kesehatan gratis, serta program pelatihan yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya, Senin (2/12/2024).

Dalam situasi seperti saat ini, masyarakat yang paling terdampak adalah mereka yang sudah berada di garis kemiskinan. Oleh karena itu, sambungnya, penting bagi pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan yang cukup.

Yulianus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan memberikan masukan terkait program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Kesadaran bahwa kesejahteraan adalah tanggung jawab bersama menjadi hal yang sangat penting. Ia berharap agar tidak ada satu pun warga Kutai Timur yang tertinggal dari program perlindungan sosial yang seharusnya mereka nikmati.

“Harapannya pemerintah lebih serius dan responsif dalam memperkuat program-program yang berpotensi mensejahterakan masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis depan ketidakpastian ekonomi dan sosial. Kesejahteraan rakyat yang merata bukan hanya sekadar cita-cita, melainkan hak yang harus diperjuangkan secara kolektif,” tutupnya. (ADV)

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Usulkan Dana SILPA untuk Investasi Bank Daerah

Berita Terkait

PKS Kaltim Gelar Muswil ke-VI, Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan IKN
PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Maksimalkan Dukungan APBD untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kutim
Perlu Evaluasi dan Partisipasi dalam Proyek Infrastruktur Akses Masyarakat di Kutai Timur
Yusuf T. Silambi Minta Evaluasi Serius terhadap Proyek Infrastruktur di Kutai Timur
Pandi Widiarto: Desa-Desa di Kutai Timur Butuh Infrastruktur yang Layak
Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Musrenbang di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:56 WITA

IKAWANGI Kutim Perkuat Kebersamaan Lewat Kurban Satu Ekor Sapi 

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:06 WITA

Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua Kadin Kutim dalam Mukab V 

Selasa, 28 April 2026 - 00:11 WITA

Bawaslu Kutim Buka Pendaftaran Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:09 WITA

Forum OSIS Kutim Resmi Dilantik, Siap Kolaborasi Antar Osis Se-Kutim

Senin, 20 April 2026 - 06:23 WITA

Bawa Misi Keterwakilan Perempuan, Charolina Laoh Daftar Calon Ketua KADIN Kutim

Senin, 13 April 2026 - 04:18 WITA

Penerimaan Mahasiswa Baru STIPER Kutai Timur sudah terbuka mulai tanggal 1 Maret sampai 31 Juli 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:37 WITA

Berbekal Pengalaman di Sektor Investasi, Saiful Ahmad Bidik Kursi Kepala DPMPTSP

Senin, 2 Maret 2026 - 01:21 WITA

340 Peserta Ikuti OSMB dan PKBJJ UT, Siapkan Generasi Tangguh Kutim

Berita Terbaru