Perekrutan Perangkat Desa di Kutim Dinilai Rentan Intervensi Karena Ketiadaan Regulasi Teknis

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 09:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Proses perekrutan perangkat desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menjadi sorotan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kutim, Muhammad Basuni, menyebut persoalan ini muncul karena seluruh kewenangan pengangkatan aparatur desa masih berada sepenuhnya di tangan kepala desa (Kades).

Basuni mengungkapkan bahwa mekanisme rekrutmen hingga pemberhentian perangkat desa masih bergantung pada kebijakan masing-masing Kades, tanpa adanya standar atau aturan teknis yang mengikat. Akibatnya, setiap desa cenderung menerapkan prosedur yang berbeda.

Kondisi tersebut terjadi karena hingga kini belum ada regulasi rinci yang mengatur tata cara perekrutan aparatur desa. Ketiadaan payung hukum teknis membuat proses seleksi tidak memiliki parameter jelas yang bisa dijadikan acuan dalam menentukan kualitas dan kelayakan calon perangkat.

Menurut Basuni, aturan yang ada saat ini hanya bersifat umum sehingga membuka ruang bagi interpretasi yang subjektif. Ia menilai situasi ini rentan menimbulkan intervensi politik dan penyalahgunaan wewenang, terutama ketika terjadi pergantian kepemimpinan di tingkat desa.

“Jika tidak ada aturan yang baku, potensi intervensi dalam pengangkatan perangkat desa sangat besar. Ini yang kami khawatirkan sejak lama,” ujarnya.

Basuni juga menambahkan bahwa ketiadaan regulasi berdampak pada stabilitas jabatan aparatur desa. Tanpa perlindungan hukum yang kuat, perangkat desa bisa sewaktu-waktu diberhentikan tanpa alasan objektif, sehingga mengganggu kontinuitas administrasi pemerintahan desa.

Ia menegaskan bahwa DPMPD saat ini sedang merumuskan regulasi teknis yang lebih detail. Aturan ini nantinya akan menjadi landasan hukum bagi proses rekrutmen yang lebih transparan, objektif, dan bebas dari kepentingan politik.

“Tujuan kita jelas: perangkat desa harus terlindungi, tidak boleh terpengaruh kepentingan politik kepala desa. Kita ingin ada payung hukum yang kuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Festival Budaya Kukar: Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Lomba Miskat, Tari Jepen, dan Kuliner Khas

Selain aspek regulasi, Basuni juga menyoroti kualitas sumber daya manusia (SDM) perangkat desa yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Minimnya pemahaman tentang administrasi pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa sering menjadi kendala dalam pelaksanaan program.

“SDM yang kurang memadai akan menyulitkan, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban,” tutupnya. (Adv/diskominfo_kutim)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA