Upnusa, SANGATTA – Pemerintah Desa Singa Gembara di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang aktif, responsif, dan mudah diakses masyarakat. Dengan sistem administrasi yang kian tertata, desa ini berupaya menjadi pusat pelayanan warga yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Sekretaris Desa Singa Gembara, Nuryadin, mengatakan bahwa peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas utama pemerintah desa. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan lebih efisien, transparan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terbuka. Baik dalam pengurusan administrasi, bantuan sosial, maupun berbagai program kemasyarakatan,” ujarnya.
kependudukan disediakan, mulai dari pengurusan surat pengantar Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran, hingga surat pindah. Desa juga melayani penerbitan surat keterangan tidak mampu, surat keterangan usaha, pengantar SKCK, serta pengurusan dokumen pertanahan seperti hibah dan jual beli.
Untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi layanan, Pemerintah Desa Singa Gembara tengah mengembangkan program “Desa Cantik” atau Cinta Statistik. Program ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi administrasi desa, dengan tujuan mempercepat akses data, memperbaiki sistem pengarsipan, serta meningkatkan transparansi pengelolaan data desa.
Di luar pelayanan administrasi, desa juga aktif menjalankan berbagai program sosial. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan pendampingan keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan secara berkelanjutan dengan prinsip kehati-hatian dan ketepatan sasaran.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak. Transparansi adalah prinsip yang selalu kami jaga,” tambah Nuryadin.
Pada sektor pemberdayaan masyarakat, Desa Singa Gembara rutin menggelar musyawarah dusun sebagai bagian dari proses penyusunan RPJMDes dan RKPDes. Selain itu, desa juga memfasilitasi berbagai kegiatan ekonomi dan sosial seperti mini ekspo UMKM, pelatihan keterampilan, serta forum dialog warga.
Akses layanan kesehatan masyarakat pun relatif terjangkau dengan keberadaan Puskesmas Teluk Lingga. Dukungan dari PMI Kutai Timur juga hadir melalui kegiatan sosial, termasuk donor darah.
Dari sisi keamanan dan ketertiban, peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat terus dioptimalkan melalui kegiatan sambang desa secara rutin, sebagai upaya menjaga kondusivitas serta memperkuat kedekatan aparat dengan warga.
Dengan pengembangan layanan yang berkelanjutan serta partisipasi masyarakat yang tinggi, Desa Singa Gembara bertekad menjadi contoh desa yang inovatif, partisipatif, dan mandiri dalam membangun kualitas hidup masyarakat. (Adv/diskominfo_kutim)















