UPNUSA, KUKAR – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dalam Safari Ramadhan 1445 Hijriah ke Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, mengimbau warga yang ingin meminta bantuan terkait budidaya ikan maupun ikan tangkap untuk menyodorkan proposal ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
“Maka segera usulkan proposal ke pemerintah, akan kami tunggu,” imbaunya.
Hal ini karena orang nomor dua Kukar ini melihat khusus di Desa Pela, yang dikenal Desa Wisata Kukar ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar banyak memberikan bantuan di sektor wisata. Sehingga, dia menginginkan selain sektor wisata, harusnya ada bantuan perikanan juga, sebab pihaknya tengah menggenjot program pertanian dalam artian luas, meliputi persawahan, perkebunan, peternakan dan perikanan.
“Untuk pertanian dalam artian luas ini berkaitan dengan ketahanan pangan, terlebih Kukar merupakan wilayah lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur, dan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.
Kata Rendi, Kecamatan Kota Bangun memiliki porsi anggaran paling besar dari tujuh kecamatan di wilayah hulu. Sepanjang 2023 lalu, Kecamatan Kota Bangun mendapat alokasi anggaran sebesar Rp365 miliar. Anggaran tersebut untuk memenuhi sejumlah kebutuhan layanan dasar.
“infrastruktur jalan dan jembatan, infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama pembangunan di Kecamatan Kota Bangun,” ungkap Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin.
Tahun ini, lanjut orang nomor dua Kukar ini untuk menuntaskan masalah konektivitas antar wilayah, Pemerintah Kabupaten Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelontorkan dana sebesar Rp 69 Miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan.
“Anggaran tersebut terbagi di beberapa wilayah, tapi saya bisa pastikan terdampak ke seluruh desa,” ucapnya.
Untuk diketahui, dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kukar ini menyusuri sungai mengunakan perahu ketinting untuk sampai ke Desa Pela, dalam perjalanannya pemimpin Kukar ini disuguhi pemandangan ikan pesut yang mengiringi perahu mereka. Hal ini pun membuatnya takjub, pasalnya baru pertama kali melihat langsung ikan endemik itu. “Alhamdulillah mantap sekali, keren. Ini pengalaman sangat luar biasa, bisa melihat dan disambut pesut mahakam di Desa Pela,” ujar Wabup Kukar, Rendi Solihin. (Adv/upnusa_kukar)















