Upnusa, SANGATTA – Kecamatan Sangatta Utara kembali menegaskan kinerjanya sepanjang 2025 melalui deretan penghargaan yang berhasil diraih. Capaian tersebut menjadi indikator nyata bahwa pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di wilayah ini terus berkembang ke arah yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah, mengungkapkan bahwa total empat penghargaan berhasil diraih selama tahun ini. Dua penghargaan diperoleh langsung oleh Kecamatan Sangatta Utara, sementara dua lainnya diraih oleh desa binaan, yakni Desa Swarga Bara dan Desa Teluk Lingga.
“Alhamdulillah, total ada empat penghargaan tahun ini. Dua untuk kecamatan dan dua lagi untuk desa,” ujar Hasdiah saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Adapun dua penghargaan yang diraih Kecamatan Sangatta Utara meliputi predikat Kecamatan Layak Anak Terbaik serta penghargaan sebagai kecamatan dengan tingkat keterbukaan informasi publik terbaik. Capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah kecamatan dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak sekaligus menjamin transparansi informasi bagi masyarakat.
Hasdiah menekankan, prestasi tersebut bukan hasil dari satu kebijakan atau strategi tunggal, melainkan buah dari kerja kolaboratif berbagai pihak. Pemerintah kecamatan secara konsisten membangun sinergi dengan sektor swasta, tokoh masyarakat, hingga para ketua RT di lingkungan masing-masing.
“Kami bekerja bersama. Kolaborasi inilah yang membuat program-program bisa berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Di tengah capaian tersebut, Kecamatan Sangatta Utara juga terus mendorong inovasi pelayanan publik. Mulai dari penguatan layanan administrasi, program pemberdayaan masyarakat, hingga penataan lingkungan, seluruhnya diarahkan untuk mendekatkan layanan dan manfaat pembangunan kepada warga.
Menurut Hasdiah, penghargaan hanyalah bonus dari kerja kolektif yang selama ini dijalankan. Hal terpenting adalah menjaga konsistensi pelayanan serta memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Prestasi bukan tujuan akhir. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat merasakan langsung manfaat dari kerja pemerintah,” pungkasnya. (Adv/diskominfo_kutim)















