Singa Geweh Peringkat 1 Ketahanan Pangan, Bupati Tekankan Percepatan Program

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Dalam Seminar Hasil Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Kutai Timur (Kutim) Tahun 2025 yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (4/12/25), Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Kutim memiliki potensi besar untuk mencapai ketahanan pangan yang kuat. Namun, ia menyebut realisasi program yang telah direncanakan berjalan sangat lambat.

Bupati menjelaskan bahwa Kutim sesungguhnya dianugerahi wilayah luas dengan peluang besar untuk pengembangan pangan. Menurutnya, potensi tersebut seharusnya membuat Kutim jauh dari kondisi kerentanan pangan.

“Kalau disebut kita memiliki ketahanan pangan yang andal, memang betul. Kalau disebut kerentanan pangan, agak sulit kita yakini,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, Bupati Ardiansyah dan Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutim menyerahkan Penghargaan krpada tiga Desa/Kelurahan dengan Ketahanan Pangan Terbaik di Kutim, yaitu Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan, Desa Bangun Jaya Kecamatan Kaliorang, dan Desa Wahau Baru Kecamatan Muara Wahau.

Desa Singa Geweh, yang terletak di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), berhasil meraih juara 1 dalam penghargaan di bidang Ketahanan Pangan pada tahun 2025. Sedangkan Desa Bangun Jaya meraih juara 2, dan Desa Wahau Baru meraih juara 3.

Lurah Singa Geweh, Supriyanto yang menerima penghargaan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada berbagai pihak.

“Terima kasih sebelumnya kepada Bapak Bupati Kutai Timur, dalam hal ini juga Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutimr, serta teman-teman UPT Pertanian P4 yang ada di Kecamatan Sangatta Selatan,” ujar perwakilan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari upaya kolektif. Menurutnya, secara teknis, teman-teman UPT yang ada di Kecamatan Sangatta Selatan, termasuk PPL (Petugas Penyuluh Lapangan), sangat membantu dalam upaya meraih penghargaan ketahanan pangan di tahun 2025 ini.

Baca Juga :  Langkah Tegas Bupati Kutim, Perangi Narkoba Demi Masa Depan Generasi Penerus

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengakuan ini merupakan hasil kerja keras di lapangan.

“Pada prinsipnya, ini bukan hasil daripada saya pribadi, tetapi ini hasil daripada kerja keras para petugas-petugas lapangan, petani-petani yang semangat yang ada di lapangan, sehingga kami dipercaya di dalam penghargaan di tahun 2025 ini tentang ketahanan pangan,” sebutnya.

Meraih penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Perwakilan Desa Singa Geweh memandang penghargaan ini sebagai sebuah amanah.

“Penghargaan ini merupakan suatu tanggung jawab yang besar bagi kami, bagaimana kami bisa mempertahankan mulai nanti ataupun keberlanjutannya,” katanya.

Untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan secara berkesinambungan, upaya yang akan dilakukan meliputi Kerja Sama Intensif, yakni selalu bekerja sama dengan teman-teman PPL, tenaga lapangan, dan petani. Kolaborasi dan komunikasi, membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat untuk memenuhi kebutuhan petani terkait ketahanan pangan. Aspirasi petani, sebagai kelurahan/desa, mereka berperan menyampaikan dan merekomendasikan aspirasi petani kepada dinas-dinas terkait.

Saat ditanya mengenai rahasia keberhasilan yang mengantarkan Desa Singa Geweh memenangkan penghargaan ini, Supriyanto menyoroti satu faktor utama, yaitu komunikasi.

“Saya rasa kunci utamanya adalah komunikasi dengan teman-teman petani, teman-teman PPL yang ada di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa komunikasi tidak harus selalu dilakukan secara tatap muka. Memanfaatkan teknologi menjadi kunci penting di era digital, sehingga komunikasi dapat dijalin kapan pun dan di mana pun.

Komunikasi dan kolaborasi ini menjadi jembatan untuk memastikan kebutuhan petani, seperti peralatan pertanian, pupuk, dan bibit, dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti dengan cepat oleh Dinas Pertanian atau Dinas Ketahanan Pangan Kutim.

Dengan capaian dan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap penghargaan ketahanan pangan ini tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi pemicu semangat seluruh desa untuk terus memperkuat produksi pangan daerah. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, tenaga lapangan, dan para petani, upaya memperkuat ketahanan pangan di Kutim diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung visi besar daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan di masa mendatang.(adv/diskominfo_ktm)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA