Tantangan Berat Sektor Pertanian Muara Ancalong: Lahan Asam dan Ancaman Gagal Panen

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 06:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, MUARA ANCALONG – Sektor pertanian di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus berjuang menghadapi serangkaian tantangan alamiah yang signifikan, terutama terkait dengan kondisi lahan yang kurang ideal dan perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi. Meskipun wilayah ini memiliki potensi agrikultur yang menjanjikan, realisasi produksi di tingkat petani rakyat masih jauh dari maksimal karena faktor alam yang kurang mendukung.

Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa struktur geografi dan hidrologi wilayahnya menjadi hambatan utama bagi pengembangan tanaman pangan. “Sebagian besar lahan pertanian yang dimiliki masyarakat adalah lahan basah, dicirikan dengan tingkat keasaman (pH) tanah yang relatif tinggi, serta tekstur permukaan tanah yang berbatu dan berpasir,” kata Harun. Kondisi ini membuat komoditas strategis seperti padi, sayuran, dan hortikultura lainnya sulit untuk tumbuh subur dan sering mengalami gangguan pertumbuhan.

Ia menambahkan, dampak dari kondisi lahan yang sensitif ini diperparah dengan ancaman banjir musiman. “Sering kali petani kami mengalami gagal panen total karena tanahnya tidak cocok, membutuhkan penanganan khusus, dan yang paling parah, sering terendam banjir dalam waktu lama, merusak seluruh tanaman,” ujar Harun, menekankan perlunya solusi irigasi dan pengairan yang lebih terstruktur.

Meskipun demikian, Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong tetap berupaya mendorong pengembangan sektor ini. Saat ini, terdapat inisiatif strategis berupa rencana percetakan sawah baru seluas 500 hektare di Desa Klinjau Ilir, serta tambahan 50 hektare di Desa Teluk Baru, yang akan difokuskan untuk pertanian padi. Program ambisius ini masih dalam tahap perencanaan dan diharapkan mendapat alokasi anggaran serta dukungan teknis yang kuat dari Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga :  Basuki Apresiasi Turnamen Mini Soccer Polres Kutim

Di sisi lain, sektor perkebunan skala besar justru menjadi tulang punggung utama ekonomi di Muara Ancalong. Mayoritas perusahaan di wilayah tersebut bergerak di bidang kelapa sawit, yang dinilai lebih adaptif terhadap kondisi lahan dan cuaca.

Harun menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan perkebunan relatif tidak terlalu terdampak oleh banjir karena mereka sudah memiliki sistem irigasi dan pengairan yang terkelola dengan baik serta pemilihan varietas tanaman yang tepat.

Harun berharap, ke depan sektor pertanian rakyat dapat lebih digarap serius. Ia menekankan pentingnya bantuan teknis, pendampingan, dan introduksi teknologi pertanian yang tepat guna dari pemerintah maupun pihak swasta.

“Kalau sektor pertanian rakyat bisa berkembang optimal, masyarakat tidak hanya akan bergantung pada hasil perkebunan kelapa sawit saja, tetapi juga punya sumber ekonomi lain yang lebih berkelanjutan dan mampu menopang ketahanan pangan lokal,” pungkasnya. (Adv/diskominfo_kutim)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA