Upnusa, SANGATTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat perkembangan positif dalam upaya pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayahnya. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, perbaikan yang dilakukan dinilai menunjukkan kemajuan nyata.
Pengawas lapangan DLH Kutim, Dewi Dohi, mengungkapkan bahwa hasil pendampingan terakhir dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penilaian cukup baik terhadap progres yang telah dicapai.
Ia menyebutkan, berbagai langkah perbaikan berhasil dilakukan meskipun pembiayaan yang tersedia relatif minim. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menghambat komitmen DLH Kutim dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan.
“Alhamdulillah, dengan anggaran yang terbatas, kami tetap bisa melakukan perbaikan. Hasilnya juga dinilai cukup baik oleh tim pendamping,” ujar Dewi saat ditemui di Sangatta.
Dewi menjelaskan, di sejumlah daerah lain terdapat TPA yang harus ditutup secara permanen karena tidak memenuhi standar pengelolaan lingkungan. Namun kondisi tersebut tidak terjadi di Kutai Timur berkat adanya pembenahan yang terus dilakukan.
“Kami bersyukur TPA di Kutim tidak sampai ditutup. Pendampingan terakhir menunjukkan ada perbaikan yang cukup signifikan di lapangan,” tambahnya.
Selain fokus pada pembenahan TPA, Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur juga rutin melaksanakan kegiatan pemantauan kualitas lingkungan sebagai langkah preventif dan evaluatif.
Pemantauan tersebut meliputi pengukuran kualitas air, udara, kondisi lahan, serta tutupan lahan di sejumlah titik. Data ini digunakan untuk memperoleh gambaran riil kondisi lingkungan di Kutai Timur.
Menurut Dewi, hasil pemantauan sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan penentuan langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran serta berkelanjutan.
Ia menambahkan, meski perbaikan TPA belum sepenuhnya rampung, arah pengelolaan kini sudah mengacu pada sistem TPA terkendali atau controlled landfill sesuai dengan standar yang ditetapkan KLHK.
“Memang belum tuntas seluruhnya, tetapi kita sudah berada di jalur yang benar menuju pengelolaan TPA yang lebih baik dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, DLH Kutim berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar upaya perbaikan lingkungan di Kabupaten Kutai Timur dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. (Adv/diskominfo_kutim)















