Workshop Pemutakhiran DTSEN Kutim, Tekankan Akurasi Data

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 04:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upnusa, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Operator Desa dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, yang mewakili Bupati Kutim, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (1/12/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Sudirman Latif menegaskan bahwa perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN merupakan lompatan penting dalam penataan data nasional.

“DTSEN tidak lagi hanya fokus pada penduduk miskin dan rentan, tetapi mencakup seluruh lapisan masyarakat berdasarkan peringkat kesejahteraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya banyak kementerian dan lembaga bekerja menggunakan basis data yang berbeda-beda sehingga sulit terintegrasi. DTSEN, kata dia, hadir untuk menyatukan data dari Kemendagri, Kemenko PMK melalui P3KE, Badan Pusat Statistik melalui Regsosek, serta data DTKS dari Kementerian Sosial.

“Dengan integrasi ini, pemerintah memiliki data tunggal yang lebih kuat dan akurat guna memastikan arah kebijakan dan program pembangunan lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Sudirman juga menyoroti peran strategis desa sebagai ujung tombak dalam pemutakhiran data sosial ekonomi. Menurutnya, operator desa adalah pihak yang paling mengenal kondisi warganya sehingga kualitas data sangat bergantung pada proses pengumpulan di tingkat desa.

“Pemutakhiran DTSEN membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan pemahaman yang baik terhadap aplikasi SIKS-NG sebagai perangkat utama. Karena itu kapasitas operator desa harus diperkuat,” katanya.

Ia berharap workshop ini menjadi ruang penyamaan persepsi dan standar pelaksanaan pemutakhiran data sesuai kebijakan nasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan melahirkan rencana aksi desa yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 serta Permensos Nomor 03 Tahun 2025. Dua regulasi tersebut menekankan kewajiban pemutakhiran data secara berkala dan terintegrasi.

Baca Juga :  Sukses Program Edi Damansyah Mengalirkan Air Bersih, Desa-Desa Kukar Kian Bertumbuh

“Selama ini banyak data lintas kementerian belum saling terhubung. Dengan DTSEN, seluruh sumber data dikonsolidasi sehingga menghasilkan basis data tunggal yang valid,” jelasnya.

Ernata menegaskan bahwa ketepatan data kini menjadi kebutuhan mutlak dalam penyaluran program-program perlindungan sosial. DTSEN, katanya, akan menjadi data induk yang menentukan penerima manfaat bantuan sosial.

Karena itu, pemutakhiran melalui aplikasi SIKS-NG harus dilakukan secara akurat dan sesuai prosedur. Ia juga menekankan pentingnya aplikasi SIPMAS yang dapat membantu pemerintah daerah menganalisis kondisi sosial masyarakat secara komprehensif.

“Dengan SIPMAS, kami bisa melihat peta permasalahan sosial hingga kebutuhan program di Kutim. Ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran,” ujar Ernata.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Agus Budi Priyanto, dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan ini diikuti operator desa dari 141 desa dan kelurahan, 18 pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta 19 pendamping PKH se-Kabupaten Kutim.

Ia menyampaikan bahwa workshop berlangsung selama dua hari, pada 1–2 Desember 2025, di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim. Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan operator desa serta memperkuat pemahaman penggunaan aplikasi SIKS-NG dan instrumen pemutakhiran terbaru.

“Operator desa merupakan garda terdepan dalam penyediaan data sosial ekonomi yang akan menjadi dasar kebijakan penanganan kemiskinan dan pemberdayaan kesejahteraan sosial,” ucapnya.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan workshop. Ia berharap sinergi antar-instansi terus terbangun demi peningkatan kualitas DTSEN di Kabupaten Kutim.

“Adapun narasumber yang mengisi workshop ini adalah perwakilan dari Pusdatin Kesos Kementerian Sosial (Kemensos) RI, yakni Trima Mustofa dan David Riyadi, perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, Eli Uswatun Khasanah, serta perwakilan dari PT Integra Inovasi Indonesia, Purbo Andriyanto dan Fahmsi Istanto. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kapasitas pengelolaan data sosial ekonomi,” tutupnya.(Adv/diskominfo_kutim)

Berita Terkait

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter
Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025
Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara
Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel
Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Audiensi Pemkab Kutim dengan Kemensos RI, Bahas Sekolah Rakyat
Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim
Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA