Penurunan Luasan Panen Padi, David Rante: Kita Perlu Waktu untuk Program Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 6 November 2024 - 05:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI TIMUR, upnusakita.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mengungkapkan penurunan signifikan dalam luasan panen padi. Pada tahun 2023, total luasan panen padi tercatat 57,08 ribu hektare, dibandingkan dengan 64,97 ribu hektare pada tahun 2022, terjadi penurunan 7,8 ribu hektare atau sekitar 12 persen.

Menanggapi penurunan ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, David Rante, menyampaikan bahwa solusi untuk mengatasi penurunan ini memerlukan waktu dan proses yang matang. “Kita butuh waktu (untuk melaksanakan program ketahanan pangan),” kata David saat diwawancarai di Kantor DPRD Kutim.

David menambahkan bahwa nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Badan Pangan Nasional (BPN) dan Polri merupakan langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Tunggu langkah-langkahnya (Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto),” ujarnya, menunjukkan harapan terhadap kebijakan pemerintah pusat yang lebih luas.

Sarwo Edhy, Plt Sestama BPN, menjelaskan melalui laman badanpangan.go.id bahwa MoU ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang diusung oleh BPN. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pangan nasional yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa upaya ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan di daerah tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Sinergi antara BPN, Polri, dan pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan yang merata di semua wilayah, termasuk yang mengalami penurunan produksi padi seperti di Kutai Timur. (adv)

 

Baca Juga :  Fokus Pendidikan Berkualitas di Daerah Terpencil, DPRD Kutim Dorong Peningkatan Fasilitas

Berita Terkait

PKS Kaltim Gelar Muswil ke-VI, Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan IKN
PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Maksimalkan Dukungan APBD untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kutim
Perlu Evaluasi dan Partisipasi dalam Proyek Infrastruktur Akses Masyarakat di Kutai Timur
Yusuf T. Silambi Minta Evaluasi Serius terhadap Proyek Infrastruktur di Kutai Timur
Pandi Widiarto: Desa-Desa di Kutai Timur Butuh Infrastruktur yang Layak
Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel
Penguatan Program Perlindungan Sosial Juga Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA