
Kutai Timur, upnusakita.com — Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif untuk menampung aspirasi masyarakat dan memastikan rencana pembangunan yang disusun selaras dengan kebutuhan warga.
Dalam keterangannya di pelataran DPRD Kutai Timur, Senin (30/11/2024), Yusuf menyatakan bahwa musrenbang memiliki peran vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Forum ini memberi peluang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung, sekaligus membantu pemerintah memahami harapan warga secara lebih komprehensif.
“Untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif dalam pengambilan keputusan,” ujar Yusuf.
Yusuf menekankan bahwa partisipasi masyarakat tidak hanya penting dalam proses perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, masyarakat yang terlibat aktif akan merasa memiliki hasil pembangunan dan lebih bertanggung jawab atas keberlangsungannya. “Jika masyarakat terlibat aktif, mereka akan merasa memiliki hasil pembangunan dan lebih bertanggung jawab,” tambahnya.
Lebih jauh, Yusuf menjelaskan bahwa musrenbang harus menjadi lebih dari sekadar forum formalitas. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak hanya perlu mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga meresponsnya dengan tindakan konkret. Tanpa respons nyata, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan terhadap proses perencanaan pembangunan.
Selain itu, Yusuf menyoroti pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat dalam setiap pengambilan keputusan. Menurutnya, masukan dari masyarakat membantu pemerintah menangkap realitas di lapangan yang mungkin tidak terlihat dari sudut pandang birokrasi semata.
“Musrenbang seharusnya menjadi ruang dialog yang terbuka dan konstruktif, di mana masyarakat merasa didengar dan pemerintah dapat mengambil langkah nyata berdasarkan aspirasi yang diterima,” jelas Yusuf.
Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif memberikan saran dan kritik yang membangun. Menurut Yusuf, keterlibatan masyarakat yang proaktif akan memperkuat proses perencanaan dan memastikan program pembangunan lebih relevan dengan kebutuhan riil.
Sebagai anggota DPRD, Yusuf menegaskan komitmennya untuk mendukung dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat yang muncul dalam musrenbang. Ia optimis bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD akan membawa pembangunan di Kutai Timur ke arah yang lebih holistik dan berkelanjutan.
“Saya optimis bahwa dengan komunikasi yang baik dan partisipasi aktif, pembangunan di Kutai Timur dapat mencapai kualitas yang diharapkan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (ADV)















