Sapto: Kaltim Berhak Kelola Sungai Mahakam dan Laut 12 Mil

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 23:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono

Samarinda – “Kalau tidak bisa, kita rebut,” tegas Sapto Setyo Pramono dengan nada tinggi dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kaltim, Senin malam (28/4/2025). Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur itu menyuarakan kemarahan atas minimnya keterlibatan Pemprov Kaltim dalam pengelolaan alur pelayaran Sungai Mahakam dan wilayah laut sejauh 12 mil dari garis pantai.

Sapto melontarkan kritik tajam kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, yang dinilainya kerap mengabaikan kontribusi besar Kaltim terhadap ekonomi nasional. Ia menyebut, meskipun Kalimantan Timur menyumbang hingga seribu triliun rupiah ke kas negara, dana yang dikembalikan ke daerah hanya sekitar Rp8 triliun, itupun kerap tertunda pencairannya.

“Biar didengar Pak Dirjen. Kalau ada kejadian, baru Jakarta mikirkan. Tapi kalau tidak, tidak pernah. Seribu triliun kita kasih ke Republik ini, tapi yang dikembalikan ke Pemprov Kaltim hanya 8 triliun,” kata Sapto dengan geram.

Pernyataan keras itu disampaikannya usai membahas insiden tabrakan ponton batubara terhadap fender Jembatan Mahakam I yang terjadi Sabtu malam (26/4/2025). Dalam forum RDP bersama KSOP Samarinda, Kejaksaan, dan unsur terkait, Sapto menilai daerah seharusnya diberikan peran lebih dalam pengelolaan sungai dan pelabuhan lokal sebagai bentuk keadilan otonomi daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Mursidi, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di luar area penambatan yang aman sesuai Perda Nomor 1 Tahun 1989. Ia menyebut posisi tambat ponton berada di bawah Big Mall dan di luar jam pengolongan yang berlaku.

“Kami menyampaikan bahwa tambat yang dilakukan saat kejadian berada di luar area yang ditentukan. Itu bukan lokasi yang aman,” jelas Mursidi.

Ia juga mendukung wacana pelibatan pemerintah daerah dalam pengelolaan tambatan kapal dan labuhan, karena saat ini banyak tambatan dilakukan di lahan milik warga, dan justru menjadi sumber pemasukan tidak resmi.

Baca Juga :  Agusriansyah Dukung Petani Milenial: Masa Depan Pertanian

“Kami juga berharap pemerintah daerah bisa mengambil alih pengelolaan daerah tambatan. Ini sebenarnya bisa menjadi sumber PAD,” ujar Mursidi.

Lebih lanjut, KSOP mengusulkan pembukaan jadwal pengolongan kapal selama 24 jam agar kapal tidak menumpuk dan menghindari tambatan liar yang berisiko tinggi. Ia juga menyarankan kehadiran kapal bantu (asis) dalam setiap aktivitas tambat demi keselamatan pelayaran.

“Kami melihat bahwa saat kapal melakukan tambat, harus ada asis. Pemerintah daerah bisa ambil peran di sini,” pungkasnya.

Polemik ini menggarisbawahi pentingnya perimbangan kewenangan antara pusat dan daerah, terutama bagi Kaltim yang saat ini menjadi pusat pembangunan Ibu Kota Negara. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA