Apansyah Desak Pemerataan Jalan di Wilayah Terpencil Kaltim

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 03:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Apansyah

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Apansyah

Samarinda – Di balik pencapaian infrastruktur yang tampak mengilap, masih tersembunyi persoalan klasik yang belum tuntas di Kalimantan Timur. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Apansyah, menyoroti masih adanya 168 kilometer ruas jalan provinsi yang rusak dan belum memenuhi standar, terutama di wilayah pedalaman seperti Mahakam Ulu dan kawasan perbatasan.

Dalam Rapat Paripurna Ke-14 DPRD Kaltim pada Jumat (23/5/2025), Apansyah menyampaikan bahwa akses jalan di pelosok sering kali terlupakan, padahal memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami mendorong Gubernur agar memprioritaskan pembangunan jalan di seluruh pelosok. Ini bukan semata soal infrastruktur, tetapi soal dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas PUPR Pera Kaltim, dari total 931 kilometer jalan provinsi, baru sekitar 763 kilometer dalam kondisi baik. Sisanya tersebar di delapan kabupaten/kota dan masih mengalami berbagai kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Di Mahakam Ulu, perbaikan yang lambat bahkan bisa berlangsung berbulan-bulan, menyebabkan gangguan besar bagi warga yang sangat bergantung pada jalur darat.

“Di Mahakam Ulu, jika jalan rusak, bisa berbulan-bulan baru diperbaiki. Ini merugikan warga yang sangat bergantung pada jalan tersebut,” tegas Apansyah.

Ia juga mengkritik buruknya sistem drainase yang membuat jalan cepat rusak kembali saat musim hujan tiba. Menurutnya, permasalahan ini harus menjadi perhatian serius dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur.

Tahun ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun khusus untuk sektor Bina Marga. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan. Namun DPRD Kaltim mengingatkan agar penggunaan anggaran tidak hanya difokuskan pada pusat kota, melainkan menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan.

“Pembangunan harus merata. Dari Samarinda, Kutai Barat, hingga konektivitas ke Bontang harus dipastikan berjalan. Semua daerah berhak mendapatkan akses yang layak,” tambah Apansyah.

Baca Juga :  Abdurrahman Minta Dukungan Jalan Non-Provinsi di Paser-PPU Terealisasi

Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan jalan tol Samarinda–Bontang, namun mengingatkan bahwa jalan-jalan non-tol yang menghubungkan perkampungan tetap harus menjadi prioritas.

“Pembangunan jalan tol memang penting, tapi jangan lupakan jalan penghubung antarperkampungan. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

Komisi III DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan agar anggaran infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat paling dasar di seluruh pelosok Kalimantan Timur. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA