DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan dan Aset Daerah Usai Evaluasi LKPJ

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 23:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Suwandy, Ketua Pansus LKPJ DPRD Kaltim

Agus Suwandy, Ketua Pansus LKPJ DPRD Kaltim

Samarinda – Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kalimantan Timur pada Rabu (11/6/2025) menjadi panggung penting bagi Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang menyampaikan hasil evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun Anggaran 2024. Dalam laporan yang dibacakan Ketua Pansus, Agus Suwandi, terungkap berbagai persoalan krusial yang menuntut perhatian serius Pemerintah Provinsi Kaltim.

Meski realisasi pendapatan daerah mencapai Rp22,08 triliun atau 104,06 persen dari target, Agus menegaskan bahwa kualitas pengelolaan PAD dari sektor pajak dan kekayaan daerah belum memuaskan. Pendapatan dari kedua sektor itu masih di bawah target, dengan selisih lebih dari Rp41 miliar.

“Uang sebesar itu bukan sekadar angka. Bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki puluhan ruang kelas. Ini persoalan efisiensi dan tanggung jawab,” ucap Agus.

Pansus juga menyoroti rendahnya proporsi belanja modal yang hanya menyentuh 23,8 persen, jauh dari batas ideal 40 persen. Hal ini dinilai menjadi penghambat utama dalam pemerataan pembangunan, terutama di kabupaten dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) rendah seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

Meski PDRB per kapita Kaltim tercatat tinggi, mencapai Rp212 juta, realitas di lapangan menunjukkan masih tingginya tingkat pengangguran terbuka (5,14 persen), terparah di wilayah Kalimantan. Kondisi ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Angka stunting juga tak luput dari sorotan. Pansus mencatat stagnasi di level 22,9 persen, jauh dari target yang diharapkan. Mereka mendorong adanya regulasi khusus melalui Peraturan Gubernur untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan masalah gizi ini.

Sejumlah proyek fisik bermasalah turut terungkap, termasuk putus kontrak pada proyek drainase Samarinda, pembangunan SMKN di Penajam, serta keterlambatan Jembatan Sei Nibung. Ini diperparah dengan temuan BPK sebanyak 27 pelanggaran, mayoritas di sektor belanja dan aset, serta banyak tindak lanjut yang belum optimal.

Baca Juga :  Subandi: BK Award Tetap Dilanjutkan

“Dari 800 bidang tanah milik Pemprov, ada yang keberadaannya tak terlacak. Ini potret buram pengelolaan aset daerah kita,” ujar Agus.

Sementara capaian di sektor reformasi birokrasi dan digitalisasi cukup menggembirakan, Pansus tetap mengingatkan agar tidak terjebak pada indikator semu.

“Jangan sampai teknologi hanya jadi pajangan. Layanan publik harus jadi prioritas,” tegasnya.

Melalui laporan ini, DPRD Kaltim mendesak Pemprov segera menindaklanjuti semua rekomendasi sebagai wujud tanggung jawab atas pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA