Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, DPRD Kaltim Desak Strategi Komprehensif

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur

dr. Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur

Samarinda – Di balik geliat pembangunan Kalimantan Timur sebagai calon Ibu Kota Negara, masih tersembunyi fakta memilukan tentang tingginya angka kematian ibu dan bayi. Hingga Oktober 2024, tercatat 57 ibu meninggal dunia, disertai 394 kematian neonatal, 464 kematian bayi, dan 699 kematian perinatal. Angka ini menyiratkan darurat kesehatan ibu dan anak di Benua Etam.

Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, angkat bicara soal urgensi penanganan isu ini. Ia menyambut baik program layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, namun menegaskan bahwa layanan cuma-cuma bukanlah solusi tunggal.

“Langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan patut diapresiasi, terutama dalam memperluas akses layanan gratis,” ujar Andi Satya saat diwawancarai di Gedung DPRD Kaltim, Jumat (23/5/2025).

Namun, ia menambahkan bahwa penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh.

“Tapi untuk menurunkan AKI dan AKB secara signifikan, diperlukan strategi komprehensif dan keterlibatan lintas sektor,” lanjutnya.

Menurut politisi Golkar tersebut, penyebab tingginya kematian ibu dan bayi tidak hanya terletak pada keterbatasan akses layanan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan geografis. Masalah seperti minimnya tenaga kesehatan di daerah terpencil, keterlambatan penanganan medis, hingga ketidaktahuan ibu hamil dalam menjaga kehamilan turut menjadi penyebab utama.

“Perlu kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, bahkan sektor pendidikan. Edukasi pranikah, pendampingan kehamilan, hingga ketersediaan transportasi rujukan juga penting,” jelas Andi.

Ia juga mendorong adanya penguatan regulasi daerah yang menjamin hak ibu dan anak atas layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Selain itu, peningkatan alokasi anggaran untuk sektor kesehatan ibu dan anak dinilai sangat krusial agar intervensi bisa dilakukan dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  45 Persen Jemaah Haji Kaltim Lansia, DPRD Ingatkan Kesiapan Total

Andi menegaskan bahwa DPRD siap mendukung langkah-langkah nyata dari pemerintah provinsi dalam mengatasi permasalahan ini. Ia berharap ada keseriusan dan terobosan berkelanjutan untuk menyelamatkan generasi penerus daerah.

“Jangan sampai pembangunan fisik berjalan cepat, tapi nyawa ibu dan bayi terus hilang karena kelalaian sistem kita,” pungkasnya. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA