Samarinda – Di tengah antusiasme publik terhadap janji pendidikan gratis di Kalimantan Timur, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, mengingatkan pentingnya kesabaran dan kerja sama semua pihak untuk merealisasikan program tersebut.
Dalam keterangannya pada Sabtu (7/6/2025), Ekti menegaskan bahwa DPRD Kaltim tetap berkomitmen mengawal visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, termasuk di antaranya program Gratispol dan Jospol yang menyasar pendidikan politeknik dan beasiswa pendidikan tinggi.
“Kami di DPRD tetap fokus pada pengawasan dan dukungan terhadap visi misi yang telah disusun oleh Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu mengakui, harapan masyarakat yang menginginkan hasil cepat adalah hal wajar. Namun, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan program pendidikan gratis harus melewati tahapan perencanaan, penganggaran, dan teknis pelaksanaan yang sesuai aturan.
“Banyak masyarakat berharap hasil secepat membalik telapak tangan, tapi harus kita pahami, ada mekanisme perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan. Semua itu berproses,” jelasnya.
Menurut Ekti, implementasi pendidikan gratis sudah mulai tampak, terutama bagi mahasiswa baru tahun ini, dan akan diperkuat secara bertahap dalam anggaran tahun berikutnya.
“Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyampaikan program pendidikan gratis akan mulai diterapkan untuk mahasiswa baru tahun ini, dan anggarannya akan terus diperkuat di tahun anggaran berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa DPRD Kaltim memiliki tanggung jawab besar sebagai mitra eksekutif dalam memastikan arah pembangunan berjalan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“DPRD sebagai mitra eksekutif punya tanggung jawab untuk memastikan visi-misi kepala daerah berjalan sesuai arah,” tegas Ekti.
Ekti juga menekankan bahwa keberhasilan program pendidikan gratis tidak hanya bertumpu pada sisi teknis, tetapi juga komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Ia mendorong agar informasi mengenai tahapan dan alasan di balik kebijakan disampaikan secara jelas kepada publik untuk membangun kepercayaan.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, legislatif, dan masyarakat, Ekti optimistis pendidikan gratis di Kaltim akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah. (ADV).















