Gerindra Nilai Kaltim Masih Gagal Tekan Ketimpangan Sosial

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 01:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Afif Raihan Harun, Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalimantan Timur, dalam sidang paripurna DPRD ke-19 pada Selasa (17/6/2025)

Muhammad Afif Raihan Harun, Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalimantan Timur, dalam sidang paripurna DPRD ke-19 pada Selasa (17/6/2025)

Samarinda – “Kita berkontribusi terbesar bagi PDRB Kalimantan, tapi angka pengangguran dan ketimpangan sosial tetap jadi catatan memalukan.” Pernyataan itu dilontarkan Andi Muhammad Afif Raihan Harun, Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalimantan Timur, dalam sidang paripurna DPRD ke-19, Selasa (17/6/2025).

Melalui forum resmi tersebut, Fraksi Gerindra memberikan sejumlah catatan kritis terhadap laporan pertanggungjawaban APBD 2024, dengan sorotan tajam pada tingginya SiLPA, buruknya distribusi pendapatan, serta rendahnya efektivitas BUMD sebagai sumber PAD.

Afif menyebut, penurunan angka kemiskinan menjadi 5,78% tidak serta merta menunjukkan keberhasilan jika dilihat dari sisi kedalaman dan keparahan kemiskinan yang justru meningkat. “Indeks kedalaman naik dari 0,771 menjadi 0,799, dan keparahan dari 0,140 ke 0,154. Ini bukti bahwa kemiskinan makin sulit diatasi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung ketimpangan antarwilayah di Kalimantan Timur, tercermin dari indeks gini 0,321. Kondisi ini diperparah oleh angka pengangguran terbuka sebesar 5,14% yang lebih tinggi dari rerata nasional. Ironisnya, Kaltim justru jadi provinsi dengan pengangguran tertinggi se-Kalimantan.

“Kaltim harusnya jadi episentrum kesempatan kerja, bukan kantong pengangguran. Perlu langkah konkret, bukan hanya retorika,” tambahnya.

Fraksi Gerindra juga mengkritik peran BUMD yang belum maksimal dalam menghasilkan PAD. Sejumlah BUMD disebut masih merugi atau belum menyumbang keuntungan, padahal sangat dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

Sorotan juga diarahkan pada sektor pendidikan dan bantuan sosial. Walau anggaran pendidikan sudah memenuhi amanat konstitusi, Fraksi Gerindra mendorong peningkatan kualitas guru dan perhatian khusus terhadap pendidikan luar biasa. Mereka juga meminta laporan rinci program rumah layak huni, karena manfaatnya belum sepenuhnya terasa oleh masyarakat.

Tak kalah penting, SiLPA tahun 2024 yang mencapai Rp2,597 triliun dianggap sebagai sinyal lemahnya serapan anggaran. “Program tidak berjalan, belanja tidak bergerak, ekonomi pun stagnan,” tegas Afif.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kaltim Sharing Program Kerja di Balikpapan

Sebagai penutup, Fraksi Gerindra mendesak kolaborasi konkret dengan Otorita IKN agar keberadaan ibu kota negara baru membawa manfaat riil bagi tenaga kerja lokal, termasuk pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA