
Kutai Timur, upnusakita.com – Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, Bambang Bagus Wondo Saputra, menyatakan dukungan penuh terhadap pemekaran Kabupaten Kutai Timur menjadi Kabupaten Kutai Utara. Bambang, yang memiliki pengalaman sebagai mantan Kepala Desa Makmur Jaya di Kecamatan Kongbeng, percaya bahwa pemekaran adalah langkah yang tepat untuk memajukan daerah, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
“Seperti yang disampaikan oleh PJ Gubernur, Kutai Timur sendiri adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai. Harapan saya ke depan, Kutai Timur bisa dimekarkan lagi menjadi Kutai Utara,” ungkap Bambang. Pemekaran ini diusulkan meliputi delapan kecamatan: Muara Wahau, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Busang, Long Mesangat, Telen, Kombeng, dan Batu Ampar.
Sebagai wakil dari Daerah Pemilihan 4 (Dapil 4), Bambang mengungkapkan harapannya agar pemekaran ini dapat segera terealisasi. “Sebagai wakil dari Dapil 4, saya sangat berharap Kabupaten Kutai Utara segera terealisasi, sehingga kebutuhan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini dapat dipenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemekaran ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperbaiki kualitas pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. Bambang juga meminta agar pemerintah pusat dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertimbangkan pencabutan moratorium pemekaran daerah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga. “Dengan pemekaran ini, kita harapkan pembangunan dapat dilakukan lebih cepat, pelayanan publik lebih mudah dijangkau, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.
Dukungan terhadap pemekaran juga diutarakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur, Rizali Hadi. Ia menjelaskan bahwa selain Kabupaten Kutai Utara, terdapat pula usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) lainnya, yaitu Kabupaten Sangkulirang. Wilayah ini direncanakan mencakup lima kecamatan: Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaubun, dan Kaliorang.
Bambang optimis bahwa langkah pemekaran ini akan membawa perubahan yang signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur. Ia berharap agar proses ini dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak terkait. (adv)















