DPRD Kaltim Dukung Penangkaran Buaya di Kutim

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agusriansyah Ridwan, Anggota DPRD Kaltim
Agusriansyah Ridwan

Agusriansyah Ridwan, Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan

Samarinda – “Ini bukan soal menyelamatkan buaya saja, tapi juga menyelamatkan manusia.” Kalimat itu dilontarkan Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Aguriansyah Ridwan, sebagai respons terhadap maraknya konflik antara buaya dan manusia di Kutai Timur (Kutim), khususnya di kawasan pesisir dan aliran Sungai Sangatta.

Selama kurun waktu 2014 hingga 2023, Kalimantan Timur mencatat 83 kasus serangan buaya terhadap manusia, menjadikannya wilayah konflik buaya tertinggi kedua secara nasional. Di Kutim sendiri, konflik bahkan menyebabkan korban jiwa dalam dua tahun terakhir.

Aguriansyah menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Kutim yang tengah merancang program penangkaran buaya di kawasan rawan konflik. Menurutnya, upaya ini tidak hanya menjadi solusi konservasi, tetapi juga berpeluang dikembangkan sebagai kawasan wisata edukatif yang aman.

“Penangkaran ini bukan hanya tentang menyelamatkan buaya, tapi juga tentang menyelamatkan masyarakat dari ancaman serangan. Jika dikelola dengan baik, kawasan ini bisa jadi wisata edukatif sekaligus tempat belajar konservasi bagi generasi muda,” ucapnya usai menghadiri Milad PKS ke-23, Sabtu (3/5/2025).

Ia menilai wilayah seperti Teluk Pandan, Rawa Berning, hingga pesisir Sangatta Utara memiliki potensi besar untuk dijadikan lokasi penangkaran karena berdekatan dengan habitat alami buaya sekaligus memiliki daya tarik wisata.

Aguriansyah juga menekankan bahwa kawasan penangkaran harus dikelola secara profesional dan kolaboratif. Ia mendorong keterlibatan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas konservasi, dan masyarakat lokal untuk menjamin keberlangsungan dan manfaat luas dari program ini.

“Pengelolaan yang baik bisa mengurangi risiko serangan sekaligus menjadikan kawasan itu pusat edukasi lingkungan dan penelitian,” tambah legislator dari Fraksi PKS tersebut.

Tak hanya itu, ia menyinggung potensi pengembangan industri turunan secara legal, seperti pengolahan kulit buaya dan penyediaan paket wisata edukatif yang dapat membuka lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Sapto Usulkan Badan Pengelolaan Khusus Aset

Aguriansyah juga menyoroti akar persoalan konflik ini, yakni kerusakan habitat alami buaya akibat aktivitas ilegal seperti pembalakan liar. Menyempitnya ruang hidup buaya memaksa satwa tersebut masuk ke wilayah pemukiman dan meningkatkan risiko konflik.

“Selama habitat mereka terus rusak, maka konflik akan terus terjadi. Penangkaran ini harus menjadi awal dari komitmen jangka panjang kita terhadap konservasi dan keselamatan masyarakat,” tutupnya. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA