DPRD Kaltim: “Guru yang Harus Datangi Siswa di Daerah 3T”

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Samarinda – Di tengah hutan lebat dan sungai yang memisahkan kampung-kampung, pendidikan di Kalimantan Timur masih menjadi perjuangan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyuarakan keprihatinannya atas kesenjangan pendidikan antara kota dan daerah terpencil yang belum juga teratasi.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (14/6/2025), Darlis mengungkapkan bahwa rencana membuka sekolah filial—unit kelas jauh dari sekolah induk—kini terbentur aturan. Padahal skema itu selama ini dianggap sebagai solusi cepat dan murah dalam menghadirkan pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) seperti Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur.

“Namun kami tidak diperkenankan membuka sekolah filial atau seperti sekolah terbuka. Itu tidak boleh,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menjelaskan, pendirian sekolah di daerah hanya dimungkinkan bila terdapat jumlah siswa minimum tertentu. Ketentuan ini menjadi penghambat serius, sebab di banyak kampung terpencil jumlah anak usia sekolah menengah sangat terbatas.

“Sekolah filial adalah sekolah kelas jauh yang menjadi bagian integral dari sekolah induk. Namun untuk mendirikan sekolah harus ada minimal jumlah siswa,” kata Darlis.

Sebagai alternatif, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim kini mengembangkan kebijakan baru: mendatangkan guru ke lokasi siswa. Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada Januari 2026, di mana guru-guru akan dikirim langsung ke desa-desa yang tidak memiliki SMA, guna memberikan pembelajaran secara langsung.

“Kami membahas ada beberapa daerah misalnya daerah tidak ada SMA. Mendatangkan guru untuk datang ke daerah tersebut,” ungkap Darlis.

Dinas Pendidikan juga sedang merancang sistem insentif khusus bagi para pendidik yang bersedia mengabdi di wilayah pedalaman. Ini mencakup tunjangan dan fasilitas tambahan agar profesi guru di daerah 3T tetap menarik dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sarkowi Soroti Wisuda Sekolah yang Mahal dan Tak Mendidik

Upaya ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan geografis dan demografis yang selama ini menghambat pemerataan pendidikan. Dengan pendekatan ‘guru keliling’, diharapkan ribuan siswa di pelosok Kalimantan Timur tetap dapat mengakses pendidikan menengah berkualitas.

Menurut Darlis, program ini bukan sekadar mendirikan ruang kelas, tapi menghidupkan harapan bahwa setiap anak, di mana pun ia tinggal, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Dengan kolaborasi erat antara DPRD, Pemprov, dan Disdik, Kaltim bergerak menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif dan merata, menjangkau hingga sudut-sudut terjauh provinsi. (ADV).

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA