Jimmi: Keberagaman di Kutim Adalah Kekuatan, Pelestarian Budaya Harus Jadi Prioritas

- Penulis

Selasa, 5 November 2024 - 23:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI TIMUR, upnusakita.com – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, menegaskan bahwa keberagaman di Kabupaten Kutim merupakan potret miniatur Indonesia, di mana berbagai suku, agama, dan budaya hidup berdampingan dengan harmonis. Keberagaman ini, menurut Jimmi, adalah kekayaan yang harus dijaga untuk mempererat persatuan dan kesatuan.

“Kutim ini miniatur Indonesia, di mana beragam suku bangsa, agama, dan budaya bisa saling hidup berdampingan secara harmonis. Saya berharap kebudayaan Nusantara di Kutim ini terus terjaga dan tetap lestari,” ujarnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Jimmi menekankan bahwa keberagaman budaya bukanlah ancaman, melainkan kekuatan yang menyatukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. “Dengan menjaga budaya, kita memperkuat identitas daerah sekaligus memelihara nilai-nilai kebangsaan,” tegas Jimmi. Menurutnya, nilai-nilai tradisional harus tetap dijaga meski arus globalisasi semakin kuat, agar generasi muda dapat memahami dan menghargai warisan leluhur.

Asisten Pemerintah Umum dan Kesejahteraan Rakyat Kutim, Poniso Suryo Renggono, menambahkan bahwa keberagaman budaya di Kutim memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata. Kutim, yang terletak strategis sebagai kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), dapat memanfaatkan posisinya untuk menonjolkan budaya lokal dan menarik wisatawan.

“Kita sebagai kabupaten penyangga IKN memiliki peluang besar untuk menampilkan budaya dan kesenian Kutim. Kesenian dan kebudayaan bisa dipromosikan dengan baik agar menjadi daya tarik wisata budaya yang menarik,” kata Poniso.

Dengan strategi promosi yang efektif, Poniso optimistis bahwa potensi budaya di Kutim dapat menarik wisatawan dari dalam negeri dan mancanegara. Ia menyebutkan bahwa pariwisata budaya tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang memperkuat apresiasi terhadap budaya lokal. Pariwisata budaya yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Legislator Kutai Timur Ini Usulkan Kenaikan Anggaran Pendidikan

“Kutim punya banyak potensi wisata budaya yang bisa dikembangkan. Tidak hanya menjadi tempat wisata, ini juga bisa menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya lokal,” lanjutnya.

Jimmi dan Poniso sependapat bahwa keberhasilan dalam melestarikan budaya memerlukan peran aktif masyarakat. Tokoh adat, komunitas budaya, serta generasi muda harus terlibat secara aktif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya daerah. Jimmi berharap agar masyarakat merasa memiliki kekayaan budaya ini dan termotivasi untuk menjaganya.

“Pelestarian budaya adalah tanggung jawab kita semua. Jika kita mampu menjaga warisan budaya ini, kita tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa Kutim adalah wilayah yang kaya akan keragaman budaya,” ujarnya.

Pemerintah Kutim berkomitmen untuk mengembangkan dan menjaga budaya sebagai bagian dari daya tarik pariwisata. Langkah-langkah seperti mengadakan kirab budaya dan festival seni tradisional akan terus digalakkan untuk menarik minat wisatawan. Poniso menyatakan bahwa promosi budaya akan dilakukan dengan melibatkan komunitas lokal dan tokoh adat, sehingga acara yang digelar dapat menonjolkan keunikan budaya Kutim yang beragam.

“Kami berharap, dengan pengelolaan yang berkelanjutan, budaya di Kutim bisa menjadi aset penting yang mendukung pengembangan pariwisata daerah. Dan dengan begitu, Kutim bisa dikenal sebagai daerah yang melestarikan sekaligus mengedepankan kekayaan budayanya,” jelas Poniso.

Jimmi menegaskan bahwa melestarikan budaya berarti mewariskan kekayaan tak ternilai kepada generasi mendatang. “Kami ingin memastikan bahwa budaya ini terus ada dan diwariskan kepada anak cucu kita. Bukan hanya sekadar dilihat, tetapi juga dipahami maknanya. Inilah kekayaan yang tidak ternilai harganya,” tutup Jimmi.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas budaya, Kutim diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga dan mengembangkan keragaman budaya yang harmonis, serta mengintegrasikannya sebagai aset untuk meningkatkan kesejahteraan dan identitas daerah. (ADV)

Berita Terkait

PKS Kaltim Gelar Muswil ke-VI, Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan IKN
PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Maksimalkan Dukungan APBD untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kutim
Perlu Evaluasi dan Partisipasi dalam Proyek Infrastruktur Akses Masyarakat di Kutai Timur
Yusuf T. Silambi Minta Evaluasi Serius terhadap Proyek Infrastruktur di Kutai Timur
Pandi Widiarto: Desa-Desa di Kutai Timur Butuh Infrastruktur yang Layak
Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel
Penguatan Program Perlindungan Sosial Juga Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA