Samarinda – Dua masalah kronis di Kota Samarinda, yakni banjir dan kemacetan, kembali menjadi sorotan. Kali ini, suara tegas datang dari Agus Suwandy, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, yang meminta adanya kolaborasi erat antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi dalam menanggulangi permasalahan tersebut.
“Programnya Pak Wali Kota dan Pak Gubernur harus kita jalankan. Saya melihat program Wali Kota Samarinda sudah maksimal,” ujar Agus saat ditemui di Kantor DPD Gerindra Kaltim, Sabtu (7/6/2025).
Menurut Agus, sinergi antara pemangku kebijakan daerah sangat penting, mengingat persoalan banjir dan kemacetan memerlukan dukungan lintas kewenangan. Ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak bisa dijalankan secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri.
“Harus juga sinergi dan konsen Wali Kota dengan tugasnya dan Gubernur juga dengan tugasnya. Harus konsisten,” imbuhnya.
Di lapangan, sejumlah program telah dijalankan, mulai dari pembangunan drainase, sistem pengendali banjir, hingga rekayasa lalu lintas. Namun, Agus menilai implementasinya belum memberikan hasil yang optimal di mata masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong percepatan pelaksanaan program yang telah dirancang.
“Kita masih punya dua masalah di Samarinda, yakni banjir dan macet. Ini kami support dari pemerintah provinsi untuk mengatasi ini,” jelasnya.
Agus berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut memberikan dukungan melalui kebijakan dan anggaran yang selaras, mengingat Samarinda adalah ibu kota provinsi dan menjadi barometer pembangunan wilayah.
Dalam pandangannya, tantangan seperti yang dihadapi Samarinda harus dijawab dengan kolaborasi, konsistensi, dan kesinambungan program, terlepas dari siapa pemimpin daerahnya. Ia menegaskan, solusi jangka panjang hanya bisa dicapai melalui kerja sama lintas institusi dan kesinambungan antarperiode.
“Ya kita harus kolaborasi, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Bagaimanapun Kota Samarinda adalah ibu kota Kalimantan Timur,” tutup Agus.
Dengan dukungan legislatif dari Fraksi Gerindra, diharapkan program penanganan banjir dan kemacetan dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya menghadapi musim hujan dan pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat. (ADV).















