Pemprov Kaltim Diminta Perhatikan Insentif Nakes Daerah

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 09:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim saat diwawancarai di Gedung E DPRD Kaltim, Rabu (30/4/2025)

Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim saat diwawancarai di Gedung E DPRD Kaltim, Rabu (30/4/2025)

Samarinda – Pemerataan layanan kesehatan kembali jadi sorotan di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menegaskan pentingnya perhatian lebih dari pemerintah provinsi terhadap pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil.

Menurutnya, rendahnya kompensasi menjadi penyebab utama ketimpangan distribusi tenaga medis antara kota besar dan wilayah pinggiran. Hal ini berdampak pada tingginya angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB), yang mencerminkan kualitas layanan kesehatan suatu daerah.

“Banyak dokter memilih praktik di kota karena jumlah pasien lebih banyak dan pendapatannya juga lebih besar,” kata Andi Satya yang juga wakil komisi IV DPRD Kaltim kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).

Ia menyebut Pemprov Kaltim perlu berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (UNMUL) dalam mendatangkan dokter baru dan residen agar dapat praktik di wilayah Kaltim. Namun, menurutnya, hal itu harus disertai dengan insentif yang layak agar tenaga medis tertarik bertugas di daerah.

Lebih lanjut, Andi Satya menyebutkan bahwa tingginya AKI dan AKB menjadi indikator bahwa layanan kesehatan di beberapa daerah masih tertinggal. Ia menyoroti kurangnya fasilitas dan program penunjang seperti Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) yang seharusnya ditingkatkan.

“Tingginya AKI dan AKB menunjukkan penanganan kesehatan kita belum optimal. PONEK dan program pelatihan medis harus lebih diperkuat,” ujarnya.

Ia juga mengkritik sistem rujukan BPJS yang menurutnya belum maksimal di lapangan. Banyak pasien yang kesulitan mendapatkan layanan rujukan akibat minimnya fasilitas dan tenaga ahli.

“Rujukan sering kali terhambat karena harus lewat rujukan berlapis, padahal daerah-daerah ini butuh tenaga ahli yang langsung siap di tempat,” ucapnya.

Andi berharap agar Pemprov Kaltim segera mempercepat upaya peningkatan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah pinggiran yang selama ini belum tersentuh secara optimal.(ADV).

Baca Juga :  Subandi Sambut BK Sukabumi, Sinergi Lembaga Kehormatan Kian Erat

Berita Terkait

H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA