PKS Kaltim Gelar Muswil ke-VI, Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan IKN

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Di tengah dinamika politik nasional dan regional, PKS Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke‑VI pada Minggu (24/8/2025) di Kantor DPW PKS Kaltim. Ajang ini bukan hanya menjadi forum konsolidasi internal partai, namun juga penegasan arah strategis PKS dalam pembangunan daerah menjelang pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur pada 2028.

Muswil tersebut dihadiri kader dan pengurus dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim, termasuk sejumlah perwakilan partai politik. Kehadiran Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjadi sorotan tersendiri yang menandai keterbukaan komunikasi antara partai dan pemerintah dalam membangun sinergi politik untuk pembangunan jangka panjang.

Ketua DPW PKS Kaltim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa Muswil ke‑VI bukan sekadar agenda rutin atau formalitas internal. Forum ini, menurutnya, adalah ruang strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan merumuskan kebijakan politik jangka menengah.

“Momentum Muswil ini kita gunakan untuk konsolidasi, memperkuat struktur, memahami jati diri, dan merumuskan arah kebijakan PKS di Kaltim. Kami ingin PKS tampil lebih konstruktif, solutif, dan hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur sebagai provinsi penyumbang devisa utama bagi negara. Ia mengingatkan bahwa sejak masa kejayaan hasil hutan, hingga kini sektor batu bara dan kelapa sawit masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional dari wilayah ini.

“Dulu Kaltim terkenal sebagai penghasil kayu dan damar. Saat ini, sawit dan batu bara tetap menjadi penyumbang devisa besar. Kaltim selalu berada di jajaran empat besar penyumbang devisa nasional,” tegasnya.

Ardiansyah juga menyebut dua kawasan industri di Kutai Timur, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy dan pabrik metanol berbasis batu bara, sebagai potensi besar yang akan mendorong ekonomi lokal. Ia menyebut total investasi yang masuk mencapai Rp40 triliun.

Baca Juga :  Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel

“Insya Allah, dua kawasan ekonomi di Kutai Timur akan menghadirkan investasi besar. Ditambah dengan hadirnya IKN, Kaltim semakin tepat menjadi pusat pembangunan nasional,” katanya optimistis.

Namun, Ardiansyah tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama infrastruktur jalan nasional yang belum merata dan kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“PKS Kaltim harus tampil konstruktif dan solutif untuk percepatan kepentingan rakyat. Kita harus aktif lintas sektor: bersama eksekutif, legislatif, ormas, akademisi, hingga masyarakat luas. PKS harus berkontribusi dalam mempercepat implementasi RPJMD Pemprov Kaltim,” jelasnya.

Dalam suasana forum yang penuh semangat, Ardiansyah sempat bertanya langsung kepada para kader, “Apakah siap berkontribusi dan bekerja sama dengan Pemprov Kaltim?” yang dijawab kompak oleh peserta: “Siap!”

PKS, lanjutnya, tidak boleh hanya berperan di level elektoral. Partai harus mampu merespons isu-isu pembangunan secara nyata, termasuk dalam menghadapi dinamika besar yang menyertai pemindahan IKN.

“Kaltim itu miniatur Indonesia. Kita punya keberagaman suku: Dayak, Kutai, Banjar, Jawa, Bugis, dan lainnya. IKN memang tepat ada di Kaltim, tapi itu juga berarti kita akan menghadapi arus besar pembangunan nasional,” ungkapnya.

Masuknya 23 investor besar, khususnya ke KEK Maloy, menjadi peluang dan tantangan tersendiri. PKS, menurut Ardiansyah, harus menjadi jembatan kebijakan dan pengawal pembangunan yang berpihak pada rakyat.

“PKS Kaltim harus tampil sebagai aktor strategis yang mendukung pembangunan daerah, memastikan kesejahteraan rakyat, sekaligus menjaga agar Kaltim tidak hanya kaya SDA, tetapi juga unggul dalam pembangunan manusia,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada PKS atas peran aktifnya dalam kehidupan politik dan sosial masyarakat. Ia menyebut PKS sebagai mitra penting dalam membangun sinergi yang harmonis antara pemerintah dan kekuatan politik lokal.

Baca Juga :  PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029

“PKS semakin dewasa dan besar, dan kami memandang PKS punya ruang yang sangat penting untuk terus bersinergi dengan pemerintah. Ada banyak program yang selaras, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik,” ucapnya.

Seno menyoroti bahwa penguatan kaderisasi yang dilakukan PKS selama ini telah membuahkan hasil yang positif. Banyak kader PKS terlibat aktif dalam kegiatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai kabupaten/kota.

“Penguatan kaderisasi yang dilakukan PKS melahirkan kader berkualitas dan siap berkontribusi untuk pembangunan. Ini penting dalam menyiapkan generasi emas Kaltim, apalagi daerah kita kaya sumber daya alam dan butuh SDM unggul,” tegasnya.

Selain fokus pada SDM, Seno juga mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan pemersatu. Ia menekankan bahwa Kaltim sebagai miniatur Indonesia harus menjadi contoh toleransi dan kolaborasi lintas identitas.

“Kalau kita ingin Indonesia Emas 2045, semua elemen harus bekerja sama. Kalau tidak mampu berbuat banyak, minimal kita berbuat sesuai kemampuan kita. Tapi jangan sampai justru merusak kedamaian bangsa,” ujarnya, mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto.

Soal investasi, Seno mengungkapkan bahwa hingga kini sudah ada 23 investor yang menyatakan komitmennya untuk masuk ke Kaltim. Namun, ia menekankan bahwa iklim investasi yang sehat hanya bisa tercipta melalui dukungan politik yang stabil dan komunikasi antar-lembaga yang harmonis.

“Hubungan pemerintah dengan partai politik jangan sebatas formalitas. Harus ada komunikasi bilateral yang harmonis. Dengan begitu, pembangunan di Kaltim berhasil atas kontribusi bersama, termasuk dari PKS,” jelasnya.

Muswil VI ini, menurutnya, menjadi tonggak penting untuk memperkuat sinergi tersebut. Ia berharap forum ini bisa melahirkan strategi baru yang relevan dengan tantangan ke depan dan memperkuat struktur internal partai agar siap menghadapi kontestasi politik dan pembangunan.

Baca Juga :  Warga Kaltim Kini Dapat Layanan Kesehatan Gratis dengan KTP

“Saya mengajak PKS untuk terus memperkuat dukungan kepada masyarakat, menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Semoga Muswil ini melahirkan keputusan terbaik bagi partai, masyarakat, dan daerah yang kita cintai,” tutup Seno.

Dengan berakhirnya Muswil VI, PKS Kaltim tidak hanya menyelesaikan konsolidasi internal, tapi juga mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan agenda pembangunan Kalimantan Timur dan transformasi menuju era baru Ibu Kota Nusantara.

Berita Terkait

PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Maksimalkan Dukungan APBD untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kutim
Perlu Evaluasi dan Partisipasi dalam Proyek Infrastruktur Akses Masyarakat di Kutai Timur
Yusuf T. Silambi Minta Evaluasi Serius terhadap Proyek Infrastruktur di Kutai Timur
Pandi Widiarto: Desa-Desa di Kutai Timur Butuh Infrastruktur yang Layak
Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel
Penguatan Program Perlindungan Sosial Juga Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Musrenbang di Kutai Timur

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA