Samarinda – “Jangan hanya jadi penonton di rumah sendiri,” ujar Hartono Basuki, anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, saat menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Seiring pembangunan IKN yang kian masif, peluang kerja di kawasan Penajam Paser Utara (PPU) dan Sepaku terbuka lebar. Namun, kesiapan tenaga kerja lokal dinilai masih belum merata.
Dalam wawancara yang berlangsung di Ruang Kerjanya, Senin (30/6/2025), Hartono mengapresiasi kemajuan pelatihan tenaga kerja di PPU dan Sepaku, namun menyayangkan Kabupaten Paser yang menurutnya belum menunjukkan langkah konkret. Ia mengingatkan pentingnya menyiapkan SDM secara serius agar masyarakat lokal tidak kalah bersaing dengan pekerja dari luar daerah.
“Saat ini yang sudah mulai ada peningkatan SDM itu PPU dan Sepaku. Kalau Paser belum terlihat,” ungkap Hartono dari ruang kerjanya di Gedung DPRD Kaltim.
Menurutnya, peran pendidikan di tingkat provinsi sangat penting untuk mendukung kemajuan SDM lokal. Salah satunya dengan menyelenggarakan program pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor-sektor yang berkembang pesat di sekitar IKN seperti konstruksi, layanan publik, dan pemerintahan.
“Peningkatan SDM yang selesai pendidikan di tingkat provinsi bisa mengambil peran untuk memberikan pelatihan, untuk menyiapkan mereka masuk dunia kerja,” jelasnya.
Hartono menegaskan bahwa keberhasilan integrasi ekonomi daerah dengan IKN sangat bergantung pada kesiapan SDM lokal. Tanpa pelatihan yang tepat dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, masyarakat setempat akan tertinggal dalam persaingan merebut peluang kerja yang semakin terbuka.
DPRD Kalimantan Timur, kata Hartono, berkomitmen untuk mendukung setiap kebijakan dan alokasi anggaran yang bertujuan memperkuat kapasitas SDM lokal. Hal ini dianggap sebagai investasi jangka panjang demi menciptakan masyarakat yang mandiri dan mampu berdaya saing di tengah dinamika pembangunan nasional.
Ia menambahkan bahwa strategi pelatihan dan peningkatan SDM harus segera diterapkan di Paser agar tidak semakin tertinggal. Menurutnya, pelatihan yang terstruktur dan kolaboratif akan menghasilkan tenaga kerja yang kompeten serta siap mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan IKN.
Dengan kebijakan yang tepat dan dukungan menyeluruh dari pemerintah provinsi, Kalimantan Timur diyakini mampu mencetak generasi tenaga kerja lokal yang kuat dan profesional. (ADV).















