
Kutai Timur, upnusakita.com – Pelaksanaan proyek pembangunan di Kutai Timur terus menjadi fokus perhatian Komisi C DPRD Kutim, khususnya terkait transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Demokrat, Pandi Widiarto, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi sebagai upaya untuk memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kami ingin setiap anggaran yang digunakan untuk pembangunan bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami di Komisi C akan terus melakukan pengawasan agar proyek pembangunan ini berjalan sesuai standar, serta mematuhi semua prosedur yang ada. Kami ingin adanya keterbukaan dari pihak pemerintah maupun kontraktor dalam setiap pelaksanaan proyek,” jelas Pandi.
Ia menekankan bahwa transparansi dapat mencegah terjadinya penyimpangan yang sering kali merugikan masyarakat. Pandi menjelaskan bahwa pengawasan DPRD bertujuan memastikan setiap proyek dilaksanakan dengan mutu yang baik tanpa ada pemotongan anggaran atau pelanggaran prosedur. “Dengan keterbukaan, risiko pelanggaran dapat diminimalisir, dan hasil pembangunan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Pandi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam proses pengawasan. Ia percaya bahwa masukan dari masyarakat sangat penting dalam memastikan bahwa proyek yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan mereka. “Kami mendorong agar masyarakat juga bisa terlibat dalam proses pengawasan ini. Setiap masukan dari warga sangat berharga untuk memperbaiki dan memastikan bahwa hasil pembangunan benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sebagai anggota Komisi C yang membidangi pembangunan, Pandi memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau jalannya proyek dari awal hingga akhir. Ia menekankan bahwa pelaksanaan proyek harus sesuai dengan anggaran, waktu, dan mutu yang telah direncanakan. (ADV)















