Yusri Yusuf Usulkan Diri ke Komisi B, Ingin Perjuangkan Aspirasi Petani

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI TIMUR, upnusakita.com – Dalam upaya memperjuangkan hak-hak petani di dapil II, Yusri Yusuf, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kutai Timur, mengajukan diri untuk bergabung dengan Komisi B. Keputusan ini diambil karena Komisi B menaungi perekonomian dan keuangan, termasuk sektor pertanian dan perkebunan.

Yusri menyatakan hal tersebut saat berbincang dengan awak media, jumat (1/11/2024). “Jadi saya mengusulkan untuk masuk ke situ (Komisi B), agar warga punya perwakilan mengawal program untuk Masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yusri, keterwakilan di komisi ini penting untuk mengawasi pelaksanaan program yang berfokus pada kebutuhan petani dan pekebun.

Permasalahan legalitas tanah menjadi isu utama yang ingin diperjuangkan Yusri. Banyak petani yang merasa tidak aman karena status tanah mereka tidak memiliki legalitas yang jelas. Hal ini membuat mereka rentan terhadap pengambilalihan lahan oleh perusahaan, terutama perusahaan tambang.

“Artinya mereka mau pemerintah memfasilitasi agar masyarakat bisa mengolah perkebunan dan pertanian dengan aman,” ungkap Yusri.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Perda yang mengatur legalitas lahan akan memberikan perlindungan hukum bagi petani. “Mereka ingin diadakan Perda tentang legalitas tanah mereka, sehingga tidak digusur oleh pertambangan (perusahaan), karena pasti kalau diiming-imingi uang lahan mereka diambil dan mereka mau,” ujarnya.

Yusri menambahkan, “Kalau ada Perda itu, meskipun mereka mau, akhirnya tidak jadi karena terbentur dengan peraturan.”

Dengan adanya regulasi tersebut, Yusri berharap petani dapat merasa lebih aman dalam mengelola lahan mereka dan mencegah penggusuran yang merugikan.

“Saya sih, awalnya di perkebunan dan pertaniannya aja untuk mengawal keinginan masyarakat, tapi untuk masalah ke bisnis ekonominya itu urusan belakangan,” tandasnya. (adv)

Baca Juga :  The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

Berita Terkait

PKS Kaltim Gelar Muswil ke-VI, Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan IKN
PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Maksimalkan Dukungan APBD untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kutim
Perlu Evaluasi dan Partisipasi dalam Proyek Infrastruktur Akses Masyarakat di Kutai Timur
Yusuf T. Silambi Minta Evaluasi Serius terhadap Proyek Infrastruktur di Kutai Timur
Pandi Widiarto: Desa-Desa di Kutai Timur Butuh Infrastruktur yang Layak
Yusuf T. Silambi: Transparansi Adalah Pilar Pemerintahan yang Akuntabel
Penguatan Program Perlindungan Sosial Juga Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA