Upnusa, BERAU – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menorehkan capaian pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Berau. Selain meraih juara III melalui Kampung KB Sekar Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, DPPKB juga berhasil mempromosikan Batik Makaroros yang dibeli langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud.
Plh Kepala DPPKB Kutim Yuriansyah T mengatakan penghargaan yang diraih Kampung KB Sekar merupakan hasil pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat dalam penguatan program keluarga berencana dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil membawa pulang juara III. Ini tidak lepas dari kerja keras dan pendampingan rutin kami. Saya berharap prestasi ini bisa memotivasi desa-desa binaan Kampung KB lainnya di Kutim untuk terus berkembang,” kata Yuriansyah saat mengikuti rangkaian Harganas ke-33 di Berau.
Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa program Kampung KB mampu berkembang menjadi wadah penguatan keluarga sekaligus pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Selain mengikuti penilaian Kampung KB, DPPKB Kutim juga menampilkan berbagai produk binaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor KB (UPPKA) dalam Gelar Dagang Harganas. Salah satu produk yang dipamerkan adalah Batik Makaroros khas Kutai Timur.
Stan pameran Kutim mendapat perhatian Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang menyempatkan diri mengunjungi lokasi sebelum acara dimulai. Gubernur bahkan membeli Batik Makaroros sebagai bentuk apresiasi terhadap produk lokal binaan masyarakat.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur sangat antusias. Beliau berbelanja langsung membeli kain Batik Makaroros khas Kutai Timur. Ini menjadi bukti bahwa produk binaan UPPKA kami memiliki kualitas dan daya saing yang diakui hingga tingkat provinsi,” ujar Yuriansyah.
Ia menilai perhatian tersebut menjadi motivasi bagi pelaku UPPKA untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pemasaran hasil karya masyarakat.
Yuriansyah menambahkan, keberhasilan Kutim pada Harganas tahun ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran DPPKB yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, mulai dari promosi produk unggulan hingga mengikuti perlombaan.
Ke depan, DPPKB Kutim berkomitmen memperkuat koordinasi dan pendampingan terhadap Kampung KB maupun pelaku UPPKA agar prestasi yang diraih dapat terus meningkat.
“Harapan kita bersama saat ini di Harganas ke-33 kita baru mendapat juara III tingkat provinsi. Tapi dengan koordinasi yang baik, mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih baik lagi. Ini adalah awal yang baik untuk langkah kita selanjutnya,” kata Yuriansyah. (Adv/up1_setkab)















