H. Baba: Daya Tampung SMA Negeri Balikpapan Hanya 51 Persen

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 08:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H. Baba

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H. Baba

Balikpapan – Dari sekitar 12.500 lulusan SMP setiap tahun, hanya separuh yang bisa ditampung di sekolah negeri. Kondisi ini disorot oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H. Baba, sebagai situasi darurat pendidikan di Kota Balikpapan.

H. Baba mengungkapkan bahwa daya tampung SMA negeri di Balikpapan saat ini hanya mampu menampung sekitar 51 persen lulusan SMP. Selebihnya, siswa terpaksa melanjutkan ke sekolah swasta yang biayanya lebih tinggi.

“Lulusan SMP itu kurang lebih 12.500 lebih. SMA baru bisa menampung sebanyak 51%. Sisanya ke swasta,” ujarnya di kantor DPRD Kaltim, Jumat (4/7/2025).

Ia menambahkan bahwa banyak orang tua mengeluhkan biaya masuk SMA swasta, terutama karena adanya pungutan uang gedung yang cukup besar. Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah provinsi dapat mempertimbangkan subsidi melalui BOSDA untuk membantu siswa yang masuk sekolah swasta.

“SMA swasta ada uang gedung. Apa bisa di komparasi melalui BOSDA untuk sekolah swasta? Ada subsidi untuk uang gedung,” ungkapnya.

DPRD Kalimantan Timur, kata H. Baba, telah meminta agar pemerintah provinsi segera membangun unit sekolah baru, baik SMA maupun SMK, di Kota Balikpapan untuk mengatasi ketimpangan daya tampung tersebut.

“Kami meminta kepada pemerintah provinsi untuk dibangunkan SMA/SMK di Kota Balikpapan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi menyeluruh terkait kondisi SMK dan SMA se-Kalimantan Timur untuk mencari solusi jangka panjang terhadap ketimpangan sarana pendidikan antarwilayah.

Dengan semakin tingginya angka lulusan dan keterbatasan daya tampung, pembangunan sekolah baru dianggap mendesak untuk memastikan semua siswa memiliki akses pendidikan menengah yang layak dan terjangkau. (ADV).

Baca Juga :  Agus Aras dan Arfan Hadiri Peresmian Wisata Sawah Teluk Pandan, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekowisata

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Balikpapan Perlu Solusi Air Bersih dan Penerangan
Firnadi Dorong Korporasi Ternak Desa Kembangkan Ekonomi Kukar
Firnadi Dukung Kolaborasi BUMD dan Industri Tambang Kaltim
Firnadi Ikhsan Dukung Pengalihan Jalur Tambang ke Sungai
Hartono: Kekurangan Dokter Spesialis di PPU dan Paser Mendesak Diatasi
Hari Bhayangkara ke-79, Firnadi Ikhsan Harap Polri Semakin Humanis
Gratispol Disorot, Sarkowi Dorong Transparansi dan Dialog Publik
Sarkowi: Pendidikan Harus Jadi Arah Baru Pembangunan Kaltim

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WITA

Gedung Baru Tak Sejalan SDM, Puskesmas Batu Ampar Masih Kekurangan Dokter

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:00 WITA

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:55 WITA

Kolaborasi Pemuda dan Desa, KNPI Kutim Resmikan Rumah Restorative Justice di Singa Gembara

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:56 WITA

Belajar Laporan Tanpa Tegang, DPPKB Kutim Bangun Budaya Kerja Akuntabel

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Batu Ampar Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan, Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:29 WITA

Pesta Karya Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Tuai Apresiasi, Mahyunadi Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan di Kutim

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:23 WITA

Forkopimcam se-Kutim Diminta Perkuat Respon Cepat Isu Sosial dan Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:20 WITA

Ardiansyah Lepas Kontingen Softball-Baseball Kutim, Semangat Menuju Prakualifikasi Porprov

Berita Terbaru

Berita

Bupati Ardiansyah Buka BK Porprov Kurash Kaltim 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 13:00 WITA