Upnusa, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan 10 mahasiswa terbaik untuk melanjutkan pendidikan di Sampoerna University melalui program beasiswa hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tersebut. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya mencetak sumber daya manusia berdaya saing global.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Mulyono mengatakan, kerja sama itu merupakan tindak lanjut komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda Kutim.
Menurut Mulyono, inisiasi kerja sama bermula dari kunjungan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi ke Sampoerna University di Jakarta pada 2025. Saat itu, rombongan pemerintah daerah meninjau langsung kualitas akademik, fasilitas, serta sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus tersebut.
“Hasil peninjauan menunjukkan kualitas kampus yang sangat baik. Selanjutnya dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Sampoerna University yang ditandatangani Bupati bersama pihak universitas,” kata Mulyono.
Setelah nota kesepahaman ditandatangani, kedua pihak menyusun perjanjian kerja sama sebagai landasan pelaksanaan program beasiswa. Pada tahun ini, sebanyak 10 mahasiswa asal Kutim akan menjadi angkatan pertama yang mengikuti program tersebut.
Pembiayaan dilakukan secara bersama. Sebagian biaya ditanggung Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sedangkan sisanya menjadi kontribusi Sampoerna University. Mahasiswa yang lolos seleksi akan memperoleh beasiswa penuh yang mencakup biaya pendidikan sekaligus biaya hidup selama menjalani perkuliahan.
Mulyono menjelaskan, salah satu keunggulan program tersebut adalah penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam seluruh proses pembelajaran. Sistem itu diharapkan mampu membiasakan mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan akademik bertaraf internasional.
Selain itu, mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan akan memperoleh dua ijazah, yakni dari Sampoerna University dan University of Arizona, Amerika Serikat, melalui skema kerja sama akademik yang dimiliki perguruan tinggi tersebut.
“Mahasiswa yang berprestasi juga berpeluang mengikuti program belajar selama tiga bulan di Amerika Serikat. Kesempatan ini menjadi pengalaman akademik yang berharga sekaligus memperluas wawasan global mereka,” ujar Mulyono.
Program beasiswa tersebut terbuka bagi putra-putri Kutim yang memenuhi persyaratan. Proses seleksi dilaksanakan langsung oleh tim Sampoerna University yang datang ke Kutai Timur dengan memanfaatkan fasilitas SD Negeri 006 Sangatta sebagai lokasi ujian.
Materi seleksi mengacu pada standar umum penerimaan mahasiswa perguruan tinggi untuk mengukur kemampuan akademik para peserta.
Mulyono berharap program itu dapat melahirkan generasi muda Kutim yang mampu bersaing di tingkat internasional dan kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi menjadi jembatan bagi putra-putri Kutai Timur untuk memperoleh pengalaman dan jejaring internasional, kemudian kembali membawa ilmu serta gagasan bagi kemajuan daerah,” katanya. (Adv/up1_setkab)















