Upnusa, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, meraih dua penghargaan pada ajang Tribun Kaltim Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menghadirkan pelayanan publik yang bersih dari praktik suap serta perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi dalam acara yang digelar di Ballroom Nusantara Hotel MaxOne Balikpapan, Jumat malam.
Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoperstik) Kutai Timur Ronny Bonar Hamonangan Siburian yang mewakili pasangan kepala daerah tersebut.
Selain itu, Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi juga menerima penghargaan atas perannya dalam mengawal program pembangunan daerah melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.
Chief Executive Officer Tribun Network Dahlan Dahi mengatakan penerima penghargaan ditetapkan berdasarkan hasil monitoring, pengolahan data publikasi, serta evaluasi terhadap berbagai indikator capaian pembangunan di Kalimantan Timur.
“Kami di Tribun Network dan Kaltim Network percaya bahwa tugas media bukan hanya menyampaikan kritik dan kontrol sosial, melainkan juga memberikan apresiasi kepada para pemimpin yang terbukti memberikan kontribusi nyata dan inspiratif bagi masyarakat,” kata Dahlan dalam sambutannya yang disampaikan melalui video.
Menurut Dahlan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi daerah lain dalam menghadirkan inovasi pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Ia menilai berbagai pemerintah daerah di Kalimantan Timur terus menunjukkan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melestarikan budaya, serta memperkuat infrastruktur pelayanan publik.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pembangunan Kaltim tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan lahir dari sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah, dukungan media, serta partisipasi aktif masyarakat,” ujar Ririn.
Ajang Tribun Kaltim Award merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, unsur legislatif, perusahaan, lembaga, yayasan, dan tokoh publik yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan di Kalimantan Timur melalui proses penilaian berdasarkan sejumlah indikator capaian. (Adv/up1_setkab)















